• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
in Ekonomi
Pengisian-BBM

Ilustrasi - Pengendara motor antre bahan bakar subsidi (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jakarta, awal Maret 2026 lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di awal Mei. Sejumlah operator swasta kompak mengerek harga, terutama untuk jenis diesel yang melonjak tajam. Kondisi ini langsung memicu pertanyaan: apakah langkah serupa akan diambil oleh Pertamina?

Pada Sabtu (2/5/2026), produk diesel dari beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan ini menjadi yang paling mencolok dibandingkan jenis BBM lainnya, mencerminkan tekanan kuat dari faktor global dan nilai tukar.

BacaJuga:

Unjuk Gigi di TEI 2026, UMKM Binaan Pertamina Sabet MoU Rp3,28 Miliar dari 3 Negara

Tingkatkan Kontribusi Hingga 40 Persen, Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

Sementara itu, Pertamina masih memilih bertahan dengan harga sebelumnya yang ditetapkan pada 18 April 2026. Namun, sikap ini dinilai tidak akan bertahan lama jika tekanan biaya terus meningkat.

Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai penyesuaian harga oleh badan usaha energi adalah hal yang tak terhindarkan. Ia menyatakan mekanisme pasar menjadi acuan utama dalam penetapan harga BBM nonsubsidi.

”Menurut saya, masyarakat juga sudah paham bahwa harga BBM nonsubsidi dijual sesuai mekanisme pasar. Penyesuaian kebijakan harga BBM nonsubsidi oleh Badan Usaha Swasta maupun Pertamina adalah kebijakan yang wajar. Karena dunia usaha, kalau tidak menaikkan harga jual padahal inputnya sudah naik, bisa rugi,” kata pria yang akrab disapa Hergun itu kepada media, dikutip Minggu (3/5/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan kebijakan harga tetap harus mempertimbangkan kondisi masyarakat. Keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan daya beli publik menjadi kunci.

“Tentu saja, penyesuaian harga harus dilakukan seksama, dengan harga yang kompetitif sehingga tidak menjadi beban masyarakat. Jika tidak, dikhawatirkan bisa memengaruhi daya beli dan pada akhirnya menekan perekonomian nasional,” terangnya.

Hergun juga menyoroti kompleksitas faktor yang memengaruhi harga BBM, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

“Di hulu, misalnya, terkait dengan bahan baku, seperti minyak mentah,” ungkapnya.

Dari sisi regulasi, penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang bukan hal baru. Aturan yang berlaku memberikan kewenangan kepada badan usaha untuk menentukan harga sesuai formula yang ditetapkan pemerintah.

“Jadi secara regulasi, perhitungan harga BBM nonsubsidi diserahkan ke badan usaha. Mereka bebas menentukan harga,” jelas Hergun.

Pandangan serupa disampaikan oleh analis kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah. Ia menilai Pertamina pada akhirnya perlu mengikuti tren pasar yang sudah lebih dulu direspons oleh pihak swasta.

Menurutnya, lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah menjadi faktor utama yang sulit dihindari.

“Di dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2026, satu barel dihargai USD70. Sekarang harganya sudah di atas USD110 per barel. Jadi sudah tidak mungkin lagi untuk bertahan dengan kondisi sekarang,” ucap Trubus.

Namun, ia menekankan pentingnya strategi komunikasi jika penyesuaian harga benar-benar dilakukan. Transparansi dinilai krusial untuk menjaga stabilitas psikologis masyarakat.

“Yang penting, jika Pertamina juga akan melakukan penyesuaian harga sebagaimana Badan Usaha Swasta lainnya, tetap perlu melakukan komunikasi publik kepada masyarakat agar tenang,” tambahnya.(her)

Tags: BBM Nonsubsidiharga BBMNext IndonesiaPertamina

Berita Terkait.

TEI-2026
Ekonomi

Unjuk Gigi di TEI 2026, UMKM Binaan Pertamina Sabet MoU Rp3,28 Miliar dari 3 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25
Pelaku-UMKM
Ekonomi

Tingkatkan Kontribusi Hingga 40 Persen, Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:03
IWBIF
Ekonomi

IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:41
NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong
Ekonomi

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27
Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP
Ekonomi

Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:05
Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Ekonomi

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2073 shares
    Share 829 Tweet 518
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1198 shares
    Share 479 Tweet 300
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.