INDOPOSCO.ID – Di tengah geliat ekonomi digital yang kian kompetitif, J&T Express mengambil langkah strategis dengan menghadirkan ruang nyata bagi mahasiswa untuk naik kelas dari sekadar belajar menjadi pelaku bisnis sesungguhnya.
Melalui program J&T Connect Preneur Goes to Campus, perusahaan logistik ini menghadirkan kombinasi edukasi, pendampingan, hingga akses pendanaan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha sejak dini.
Program ini akan menyambangi lima kota besar Medan, Malang, Bandung, Bogor, dan Jakarta, dengan dua agenda utama: Campus Talk Show dan kompetisi inkubasi bisnis J&T Super Seller.
Brand Manager J&T Express, Herline Septia, mengatakan inisiatif ini dirancang sebagai ekosistem yang memberi peluang konkret bagi mahasiswa.
“Melalui dua sub-program utama, yaitu Campus Talk Show dan kompetisi inkubasi J&T Super Seller, kami menghadirkan dukungan yang komprehensif, mulai dari insight, mentoring, hingga permodalan langsung, agar mahasiswa dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Sebagai pembuka, Campus Talk Show akan mempertemukan mahasiswa dengan praktisi bisnis untuk berbagi pengalaman dan strategi membangun usaha. Dalam rangkaian ini, J&T kembali menghadirkan CEO HMNS Perfume, Rizky Arief sebagai pembicara utama.
“Saya kembali berkesempatan untuk berkolaborasi bersama J&T Express dalam program yang memiliki tujuan besar untuk mendukung wirausaha muda. Inisiatif seperti ini sangat relevan karena tidak hanya memberikan pembelajaran, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun bisnis,” kata Rizky.
Rangkaian talk show dijadwalkan berlangsung di Universitas Pendidikan Indonesia (7 Mei 2026), Universitas Sumatera Utara (21 Mei), IPB University (26 Mei), Universitas Brawijaya (4 Juni), dan Universitas Pertamina (9 Juni).
Tak berhenti di edukasi, J&T juga membuka peluang lebih besar lewat kompetisi J&T Super Seller. Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan.
Sebanyak 10 peserta terpilih akan memperoleh modal Rp20 juta selama masa inkubasi. Di tahap akhir, mereka akan bersaing memperebutkan total hadiah Rp225 juta, dengan rincian Rp100 juta untuk juara pertama, Rp75 juta untuk juara kedua, dan Rp50 juta untuk juara ketiga.
Selama inkubasi, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari strategi bisnis, manajemen keuangan, hingga penguatan brand dan optimalisasi logistik.
Herline menegaskan, J&T ingin mengambil peran lebih luas dalam ekosistem bisnis nasional.
“Kami ingin mendorong mahasiswa tidak hanya untuk memulai, tetapi juga mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express berperan sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,” tutup Herline.
Program ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta berbagai mitra. Pendaftaran J&T Super Seller dibuka hingga 13 Juni 2026 melalui situs resmi J&T Express.(srv)










