INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika industri ritel yang terus berubah, PT Matahari Department Store Tbk mengambil langkah strategis dengan mengumumkan perubahan nama menjadi PT MDS Retailing Tbk. Transformasi ini menandai arah baru perseroan dalam memperluas cakupan bisnis menuju ekosistem ritel multi-konsep yang lebih adaptif.
Meski berganti identitas di level korporasi, publik tak perlu khawatir. Seluruh gerai tetap beroperasi seperti biasa, dengan pengalaman belanja yang sama dan merek yang tetap familiar, termasuk “Matahari” yang telah melekat kuat di benak konsumen Indonesia selama puluhan tahun.
Dengan rekam jejak lebih dari enam dekade, perseroan telah membangun fondasi yang solid sebagai salah satu pemain utama di industri ritel nasional. Jaringan lebih dari 140 gerai yang tersebar di hampir 80 kota menjadi bukti konsistensi dan kekuatan distribusi yang dimiliki.
“Perubahan nama menjadi PT MDS Retailing mencerminkan transformasi Perseroan menjadi jaringan ritel multi-konsep seiring langkah kami untuk bertumbuh melampaui model bisnis berformat tunggal menjadi perusahaan yang mengelola berbagai merek dan konsep pengalaman belanja yang lebih relevan,” ujar CEO MDS Retailing, Monish Mansukhani dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/4/2026).
“Kami tetap berkomitmen untuk berinovasi, beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumen, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” lanjutnya.
Langkah ini sekaligus mencerminkan ekspansi strategi bisnis yang tidak lagi bertumpu pada satu format ritel. Perseroan kini aktif mengembangkan berbagai konsep dan merek untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Portofolio bisnisnya pun kian berwarna. Matahari Department Store tetap menjadi tulang punggung sebagai destinasi fesyen keluarga. Sementara itu, SUKO hadir dengan pendekatan minimalis untuk kebutuhan esensial sehari-hari. ZES menyasar pasar urban dengan sentuhan gaya modern yang sleek, sedangkan MU+KU menawarkan pengalaman belanja kurasi yang lebih eksploratif dan premium.
Tak hanya itu, lini merek eksklusif seperti Nevada, COLE, Connexion, hingga Little M terus diperkuat untuk menjangkau berbagai segmen, dari gaya kasual hingga fashion-forward yang lebih kontemporer.
“Ke depan, perseroan berencana untuk terus mengembangkan berbagai konsep tersebut menjadi jaringan ritel yang lebih luas dan terintegrasi, guna memperkuat kemampuannya dalam melayani berbagai segmen pelanggan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru,” tambahnya.(her)










