INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Heryawan menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menjadikan percepatan digitalisasi aparatur sipil negara (ASN) sebagai fokus utama pada tahun 2026.
Menurut pria yang akrab disapa Aher ini, transformasi digital dalam tata kelola ASN merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menilai, capaian pemanfaatan platform digital terintegrasi oleh sekitar 92 persen atau lebih dari enam juta ASN menunjukkan progres signifikan dalam modernisasi sistem pemerintahan.
“Digitalisasi ASN adalah keniscayaan di era modern. Ini akan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kinerja birokrasi,” ujar Aher kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).
Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode tersebut menyoroti pentingnya penerapan sistem kinerja elektronik yang memungkinkan pemantauan dan evaluasi capaian pegawai secara berkala melalui dasbor nasional. Dengan sistem ini, penilaian kinerja dinilai menjadi lebih objektif, terukur, dan berbasis data.
Selain itu, Aher juga mengapresiasi penerapan sistem manajemen talenta terpadu yang dinilai mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam rotasi dan promosi jabatan. Ia menegaskan bahwa sistem tersebut akan memperkuat prinsip meritokrasi di lingkungan ASN.
“Promosi dan rotasi jabatan harus berbasis kompetensi dan kinerja, bukan pertimbangan subjektif. Sistem ini menjadi langkah maju menuju birokrasi yang lebih profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aher turut mengapresiasi dukungan BKN terhadap implementasi kebijakan kerja fleksibel di instansi pemerintah. Berdasarkan data yang ada, kebijakan tersebut terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas ASN.
Politisi Partai keadilan Sejahtera (PKS) ini pun berharap transformasi digital yang tengah dilakukan dapat terus diperluas dan disempurnakan, terutama melalui penguatan infrastruktur teknologi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital.
Aher juga menegaskan komitmen DPR RI, khususnya Komisi II dari Fraksi PKS, untuk terus mengawal agenda reformasi birokrasi berbasis digital agar berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Digitalisasi ASN harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik melalui layanan yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas,” pungkasnya. (dil)










