• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Dilianto - Editor Dilianto -
Rabu, 22 April 2026 - 02:48
in Ekonomi
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani usai menghadap Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/4)/2026). Foto: Bakom RI

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani usai menghadap Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/4)/2026). Foto: Bakom RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan reformasi regulasi investasi dengan memangkas aturan yang dinilai menghambat masuknya modal ke Indonesia. Instruksi tersebut disampaikan kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani sebagai bagian dari upaya penyesuaian standar regulasi menuju praktik negara-negara anggota OECD.

Rosan menjelaskan, Presiden meminta sejumlah aturan seperti Persetujuan Teknis (Pertek) untuk dievaluasi secara menyeluruh. Jika dianggap menghambat, aturan tersebut akan dihapus atau disederhanakan.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

“Kalau menghambat, tidak perlu ada. Regulasi harus terus ditingkatkan agar lebih efisien,” ujarnya usai menghadap Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/4)/2026).

Pemerintah juga akan melakukan benchmarking dengan negara-negara ASEAN serta standar internasional lainnya untuk memastikan iklim investasi Indonesia semakin kompetitif dan ramah investor.

Selain penyederhanaan regulasi, Presiden Prabowo menekankan bahwa investasi yang masuk tidak hanya harus besar secara nominal, tetapi juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja berkualitas.

“Investasi harus mampu mendorong penciptaan lapangan kerja yang tumbuh dengan baik, benar, dan berkualitas,” kata Rosan.

Presiden juga meminta percepatan eksekusi kebijakan agar tidak terhambat birokrasi yang berbelit, sehingga realisasi investasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Dari sisi capaian, Rosan mengungkapkan bahwa minat investasi asing masih sangat kuat. Jepang mencatat potensi investasi mendekati USD 30 miliar, Korea Selatan sekitar USD 10 miliar, sementara Tiongkok tetap menjadi salah satu investor utama.

Pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam periode 2025–2029, dengan proyeksi investasi lebih dari Rp13.000 triliun, naik dari sekitar Rp9.100 triliun pada periode sebelumnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (dil)

Tags: Kepala BKPMoecdPemangkasan Regulasi InvestasiPresiden Prabowo SubiantoRosan Perkasa Roeslani

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46
Maman
Ekonomi

Kejadian Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM

Selasa, 21 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.