INDOPOSCO.ID – PT Patra Drilling Contractor (PDC) mengambil langkah progresif dalam memperkuat fondasi tata kelola perusahaan dengan menggelar Workshop Compliance Management System (CMS) berbasis ISO 37301 di PDC Tower, awal April lalu.
Inisiatif ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan setiap lini bisnis berjalan dalam koridor hukum, regulasi, dan standar industri yang semakin kompleks.
Dalam workshop tersebut, perhatian utama diarahkan pada penyusunan Compliance Risk Assessment (CRA) dan Compliance Risk Register (CRR). Dua instrumen ini menjadi kunci dalam memetakan potensi risiko ketidakpatuhan sekaligus merancang langkah mitigasi yang terukur dan sistematis.
Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, mengatakan langkah ini merupakan investasi penting bagi keberlanjutan perusahaan.
“Ini adalah langkah konkret agar kinerja bisnis berjalan seiring dengan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik. Kami berkomitmen membangun budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Pelaksanaan program ini melibatkan lintas fungsi strategis, mulai dari Corporate Secretary hingga Supply Chain Management (SCM), dengan dukungan Quality Management dan Risk Management. Untuk memperkuat kualitas implementasi, PDC juga menggandeng Robere & Associates sebagai mitra pendamping teknis.
Asst. Manager Legal and Compliance PDC, Jinoko Simbolon, menyoroti pentingnya pendekatan preventif dalam menghadapi risiko kepatuhan yang dinamis.
“Melalui CRA, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menilai dampaknya, serta menetapkan prioritas mitigasi sehingga keputusan yang diambil lebih prudent dan terukur,” jelasnya.
Lebih dari sekadar penyusunan dokumen, workshop ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kepatuhan bukan hanya tanggung jawab satu fungsi, melainkan budaya yang harus hidup di seluruh organisasi.
Ke depan, PDC menargetkan sistem pengelolaan risiko yang semakin matang, mampu menekan potensi pelanggaran, sekaligus memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan. Dengan langkah ini, PDC menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga integritas.(her)










