• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Risiko Longsor hingga Banjir, Asuransi Diminta Melek Karakter Tambang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 20 April 2026 - 18:43
in Ekonomi
cess

Aktivitas tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) berjalan di tengah tantangan kondisi hidrometeorologi. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Meningkatnya sengketa klaim antara perusahaan tambang dan perusahaan asuransi memantik perhatian kalangan pengamat energi. Center for Energy Security Studies (CESS) menilai akar persoalan kerap bukan pada kerugian yang terjadi, melainkan ketidakpahaman asuransi terhadap karakter risiko bisnis pertambangan yang sangat spesifik.

Direktur Eksekutif CESS, Ali Ahmudi Achyak, mengatakan dalam industri tambang, risiko longsor, banjir, kegagalan lereng, kecelakaan kerja, hingga gangguan operasional adalah bagian inheren dari kegiatan usaha. Karena itu, perusahaan tambang lazim melindungi aset dan kesinambungan operasional melalui skema asuransi yang komprehensif.

BacaJuga:

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Dukung Hilirisasi, BPDP Pamerkan Produk UMKM Berbasis Sawit di Sumut

Investasi Emas Kian Diminati, Galeri 24 Raup Penjualan Fantastis di BIJF 2026

“Perusahaan asuransi yang masuk ke sektor ini seharusnya memiliki underwriter dan risk engineer yang memahami karakteristik pertambangan,” ujarnya kepada media, Senin (20/4/2026).

Menurut Ali, saat ini tekanan terhadap industri tambang datang dari berbagai sisi sekaligus: risiko geologi dan hidrometeorologi, fluktuasi harga komoditas global, lonjakan biaya operasional dipicu kenaikan harga minyak, serta ketidakpastian pembiayaan dan proteksi asuransi.

Ia menekankan risiko tambang berbeda dengan sektor lain. Stabilitas geoteknik, cuaca ekstrem, kegagalan alat berat, hingga kompleksitas tambang terbuka dan bawah tanah menuntut pemahaman teknis mendalam dari pihak penjamin risiko.

Pandangan senada disampaikan Ketua Komite Pertambangan Bidang ESDM Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hendra Sinadia. Ia menilai sengketa klaim bisa terjadi di banyak perusahaan tambang bila pemahaman asuransi terhadap bisnis tambang belum memadai.

“Ini bisa saja terjadi pada semua pertambangan. Karena itu perlu pemahaman asuransi soal bisnis tambang yang penuh risiko,” katanya.

Hendra menambahkan, di sisi lain, pelaku usaha tambang juga dituntut konsisten menjalankan good mining practice sebagaimana diatur rinci dalam IUP maupun Kontrak Karya.

Perubahan iklim global turut memperbesar potensi bencana alam di wilayah tambang. Ia mencontohkan kejadian di tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) yang terdampak faktor hidrometeorologi, serta insiden longsor di tambang PT Archi Indonesia Tbk (Toka Tindung) yang sulit dihindari.

Kasus klaim asuransi yang berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan pernah dialami PT Merdeka Copper Gold Tbk. Pada semester I 2022, perusahaan ini membukukan pendapatan klaim asuransi sebesar USD42,56 juta terkait kerusakan material dan gangguan bisnis.

CESS menilai, ke depan, penyelesaian sengketa klaim di sektor pertambangan tak cukup hanya mengandalkan kontrak polis, tetapi juga pemahaman teknis mendalam terhadap sifat risiko tambang yang unik dan tak sepenuhnya bisa dihindari. (rmn)

Tags: ApindoAsuransi PertambanganCESSIndustri Pertambangan

Berita Terkait.

Explore
Ekonomi

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02
BPNP
Ekonomi

Dukung Hilirisasi, BPDP Pamerkan Produk UMKM Berbasis Sawit di Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:48
Galeri-24
Ekonomi

Investasi Emas Kian Diminati, Galeri 24 Raup Penjualan Fantastis di BIJF 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:26
mitra
Ekonomi

Dukung UMKM Indonesia, Bright Store by Pertamina Hadirkan Produk Unggulan di Jakarta Fair

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05
phe
Ekonomi

PHE dan Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Aset Strategis Demi Kelancaran Produksi Migas Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:14
magang
Ekonomi

PHR Perkuat Talent Pipeline Energi Nasional lewat Program Magang Batch 9

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.