• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 20 April 2026 - 13:21
in Nasional
PPI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan sambutan dalam peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di SMPN 16 Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti masih kuatnya stigma sosial dan keterbatasan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

Menurut Mu’ti, masih terdapat pandangan keliru di masyarakat yang menganggap anak berkebutuhan khusus sebagai beban atau bahkan aib.

BacaJuga:

Menggali Masa Depan, NHM Kenalkan Inovasi DST dan AI

4 Pilar Pendidikan Inklusif, Strategi Mendikdasmen Perluas Akses Belajar

Serahkan Sertipikat Wakaf PCNU Indramayu, Nusron Dorong NU Jadi Motor Kebermanfaatan Umat

“Masih ada yang berpendapat bahwa anak berkebutuhan khusus adalah kutukan Tuhan. Pandangan ini keliru dan tidak boleh dibiarkan,” tegas Mu’ti dalam peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di SMPN 16 Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap anak lahir dengan potensi yang harus didukung dan dikembangkan, terlepas dari kondisi fisik maupun latar belakangnya.

Selain persoalan stigma, kendala finansial juga menjadi tantangan serius dalam penyediaan layanan pendidikan inklusif. Keterbatasan anggaran membuat banyak anak belum mendapatkan layanan pendidikan yang layak, baik di sekolah inklusi maupun sekolah luar biasa.

Di sisi lain, kekurangan tenaga pendidik yang kompeten dan berdedikasi turut memperparah kondisi tersebut.

“Kita masih kekurangan guru yang memiliki kompetensi dan dedikasi untuk mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Mu’ti.

Abdul Mu’ti juga mengungkapkan bahwa jumlah anak berkebutuhan khusus terus meningkat setiap tahun, sementara daya tampung sekolah masih terbatas. Akibatnya, tidak sedikit anak yang belum terjangkau layanan pendidikan formal.

Meski demikian, ia mengapresiasi berbagai inisiatif masyarakat yang menghadirkan pendidikan inklusif berbasis komunitas sebagai solusi alternatif.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah kreatif dari berbagai komunitas yang berkomitmen memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah cara pandang serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Melayani anak-anak berkebutuhan khusus adalah sebuah kemuliaan yang luar biasa,” tambahnya. (her)

Tags: Abdul Mu'tiMendikdasmenpendidikan

Berita Terkait.

seminar
Nasional

Menggali Masa Depan, NHM Kenalkan Inovasi DST dan AI

Senin, 20 April 2026 - 19:09
abdul
Nasional

4 Pilar Pendidikan Inklusif, Strategi Mendikdasmen Perluas Akses Belajar

Senin, 20 April 2026 - 18:57
nusron
Nasional

Serahkan Sertipikat Wakaf PCNU Indramayu, Nusron Dorong NU Jadi Motor Kebermanfaatan Umat

Senin, 20 April 2026 - 18:08
Jual-Beli-Online
Nasional

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Senin, 20 April 2026 - 13:41
Siswa
Nasional

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Senin, 20 April 2026 - 10:48
Pemeriksaan
Nasional

MIND ID Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Setiap Daerah Operasional

Senin, 20 April 2026 - 10:28

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.