• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 19 April 2026 - 18:08
in Ekonomi
ccs

Mesin Carbon Capture and Storage (CCS) berbasis alga pertama di Indonesia yang terdapat di PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang. Foto: PLN NP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang kembali menunjukkan tajinya sebagai motor inovasi energi bersih nasional. Setelah lebih dulu mencuri perhatian lewat pengembangan Green Hydrogen, kini unit pembangkit tersebut menghadirkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) berbasis Fotobioreaktor (FBR) Mikro Alga, yang disebut sebagai yang pertama di sektor ketenagalistrikan Indonesia.

Teknologi anyar yang mulai beroperasi sejak akhir Maret 2026 itu dirancang untuk menangkap emisi karbon dari gas buang pembangkit secara lebih ramah lingkungan. Dengan kapasitas 3 ribu liter, sistem ini memanfaatkan mikroalga untuk menyerap CO2 dari PLTGU Blok 3 Muara Karang.

BacaJuga:

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi

DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan

Hasil awalnya cukup menjanjikan. Tingkat penyerapan karbon tercatat berada pada kisaran 70 persen hingga 90 persen, dengan rata-rata efisiensi keseluruhan mencapai 75 persen.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, menilai langkah tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia dalam menekan emisi karbon.

“Emisi yang dihasilkan harus ditangkap melalui model Carbon Capture Utilization dan Storage. Melalui terobosan PLN Nusantara Power yang mengujicobakan penangkapan karbon dari alga dan jika sukses akan membuka peluang besar bagi Indonesia dalam menurunkan emisi karbon. PLTGU Muara Karang juga inisiator pertama di Indonesia dalam menghasilkan Green Hydrogen,” ujar Hartanto dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

Teknologi ini dikembangkan untuk mengolah emisi CO2 yang mencapai 4-6 persen dari total flue gas. Menariknya, konsep yang dipakai adalah Green CCS, yakni pendekatan penangkapan karbon dengan memanfaatkan organisme alami berupa alga.

Anggota Dewan Energi Nasional, Sripeni Inten Cahyani, turut memberikan apresiasi terhadap terobosan tersebut.

“UP Muara Karang menjadi Center of Leading Innovation Energy karena telah melahirkan Green Hydrogen serta CCS berbasis alga. Konsep yang diusung PLN NP dalam Carbon Capture and Storage (CCS) ini adalah Green CCS yang artinya memanfaatkan sesuatu yang sudah ada,” jelasnya.

Tak berhenti pada penurunan emisi, proyek ini juga menghadirkan manfaat ekonomi. Biomassa alga hasil proses penyerapan karbon dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk alami maupun bahan pendukung sektor perikanan. Dengan kata lain, limbah berubah menjadi peluang melalui konsep circular economy.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyebut capaian di Muara Karang akan menjadi pijakan penting untuk pengembangan teknologi dekarbonisasi di unit pembangkit lain.

“PLTGU Blok 3 Muara Karang menghasilkan emisi CO2 sebesar 4-6 persen dari total flue gas. Melalui teknologi fotobioreaktor ini, kami mendapatkan hasil yang menggembirakan, dimana laju penangkapan emisi CO2 berkisar 70 hingga 90 persen dari gas buang. Setiap bulan kita juga mendapatkan side product Biomassa Alga padatan dan cair yang bisa diolah menjadi sumber pakan perikanan maupun pupuk alami,” kata Ruly pada kegiatan Site Visit di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Ia menegaskan, langkah ini menjadi bukti bahwa pembangkit listrik kini tak hanya berfungsi sebagai pemasok energi, tetapi juga bagian dari solusi lingkungan.

“Pembangkit listrik kini tidak hanya sekadar penyedia energi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi lingkungan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk menginisiasi teknologi rendah karbon yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sekadar informasi, PLTGU Muara Karang saat ini memiliki kapasitas terpasang 2.105 Megawatt (MW) dan memegang peran vital dalam memasok listrik kawasan strategis nasional, mulai dari Istana Presiden, Gedung DPR/MPR, kementerian, bandara internasional, hingga MRT Jakarta. (her)

Tags: FBR Mikro AlgaGreen HidrogenPLN NPPLTGU Muara Karang

Berita Terkait.

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP
Ekonomi

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

Kamis, 10 September 2026 - 19:58
Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi
Ekonomi

Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:24
DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan
Ekonomi

DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan

Kamis, 10 September 2026 - 19:04
bri7
Ekonomi

Perluas Akses Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Kamis, 10 September 2026 - 16:06
10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 
Ekonomi

10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 

Kamis, 10 September 2026 - 15:15
nikel
Ekonomi

Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 14:24

OLAHRAGA

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur
Olahraga

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Editor Dilianto
Jumat, 11 September 2026 - 02:21

INDOPOSCO.ID – Target besar dipasang cabang olahraga esports Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari delapan nomor yang diikuti, Kontingen...

SelengkapnyaDetails
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.