• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPD RI Soroti Pemotongan Dana Desa hingga 58 Persen untuk Kebutuhan Dasar Warga

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 8 April 2026 - 19:09
in Nasional
Anggaran

Ilustrasi anggaran dana desa. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebijakan pemotongan alokasi Dana Desa hingga 58,03 persen menuai sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) R.A. Yashinta Sekarwangi Mega.

Dalam rapat kerja bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ia mempertanyakan dampak kebijakan pemotongan dana desa tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa.

BacaJuga:

Kementerian PANRB Dorong Perubahan Nyata Lewat Zona Integritas, Pengusulan Berakhir 30 Juni

Pemerintah Perkuat Dukungan Penataan Program MBG, Kelompok 3B dan Wilayah 3T Menjadi Prioritas

Kemarau Mulai Menggigit, Ratusan Kepala Keluarga di Daerah Ini Alami Krisis Air Bersih

Ia menilai terjadi perubahan mendasar dalam arah pengelolaan Dana Desa 2026. Anggaran yang sebelumnya fleksibel untuk kebutuhan prioritas desa, kini ada kebijakan pemotongan secara signifikan untuk mendukung program strategis nasional.

Ia menyoroti penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur alokasi 58,03 persen atau sekitar Rp34,57 triliun dari total pagu Dana Desa nasional untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang juga berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Yashinta, besarnya porsi anggaran yang dikunci untuk program tertentu membuat ruang fiskal desa menyempit drastis. Dengan sisa dana reguler sekitar Rp25 triliun, pemerintah desa dinilai akan kesulitan membiayai layanan publik mendasar sesuai kebutuhan lokal masing-masing.

“Desa menghadapi keterbatasan dalam mendanai pelayanan primer yang mendesak. Ini berpotensi melemahkan semangat Undang-Undang Desa serta menunda pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Ia juga meminta penjelasan BPKP mengenai kesesuaian kebijakan pengetatan anggaran tersebut dengan prinsip otonomi desa. Dan efektivitas penggunaan dana dalam skema baru dibandingkan risiko tertundanya pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa. (nas)

Tags: BPKPdana desaDPR RI

Berita Terkait.

Rini
Nasional

Kementerian PANRB Dorong Perubahan Nyata Lewat Zona Integritas, Pengusulan Berakhir 30 Juni

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:02
Rakor
Nasional

Pemerintah Perkuat Dukungan Penataan Program MBG, Kelompok 3B dan Wilayah 3T Menjadi Prioritas

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:01
air
Nasional

Kemarau Mulai Menggigit, Ratusan Kepala Keluarga di Daerah Ini Alami Krisis Air Bersih

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:06
brian
Nasional

Karakter Lebih Penting dari Nilai, Mendiktisaintek Minta Kampus Bentuk Mahasiswa Berdampak

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:05
mbg
Nasional

YLKI Beri “PR” 100 Hari untuk Kepala BGN Baru, Targetkan MBG Bebas Keracunan

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:40
abu
Nasional

Muharam Naik Kelas, Kemenag Gabungkan Spiritualitas, Ekonomi, dan Lingkungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:33

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1466 shares
    Share 586 Tweet 367
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.