• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
in Ekonomi
Rinto-Pudyantoro

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina, Rinto Pudyantoro, dalam acara Media Education yang digelar Indonesian Petroleum Association (IPA), di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Foto: IPA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) kerap dipandang hanya sebagai penyumbang penerimaan negara. Namun di balik aktivitas eksplorasi dan produksi di berbagai wilayah kerja, sektor ini sesungguhnya menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, hingga pembangunan infrastruktur.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina, Rinto Pudyantoro, mengatakan kontribusi industri hulu migas terhadap daerah tidak bisa dilihat secara parsial. Ada sejumlah komponen utama yang menjadi sumber dampak ekonomi, seperti Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Migas, serta Participating Interest (PI) 10 persen yang melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

BacaJuga:

Pamerkan Ayla dan Gran Max Urban Retro di GIIAS 2026, Umumkan Pemenang Mid Year Surprise Deals

Mazda Indonesia Ubah Botol Oli Bekas Jadi Karya Bermakna Lewat Kolaborasi Keberlanjutan

Mitsubishi New Xforce; Kabin Mewah, Nyaman dan Modern

“Seringkali muncul persepsi bahwa keberadaan industri migas tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Padahal jika dilihat secara komprehensif, industri ini justru memberikan dampak ekonomi yang sangat besar dan berlapis bagi daerah,” jelas Rinto dalam acara Media Education yang digelar Indonesian Petroleum Association (IPA), di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Sebagai gambaran nyata, pada 2023 Provinsi Riau menerima DBH Migas sebesar Rp3,6 triliun dan PBB Migas sebesar Rp3,9 triliun. Angka tersebut menunjukkan bagaimana aktivitas migas berkontribusi langsung terhadap kas daerah.

Tak hanya melalui skema penerimaan fiskal, operasional wilayah kerja (WK) migas juga mendorong perputaran ekonomi lokal lewat belanja barang dan jasa, keterlibatan pelaku usaha daerah, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. Dampak berganda ini bahkan menjalar ke sektor turunan seperti penyediaan energi domestik untuk pembangkit listrik, pembangunan fasilitas umum, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pengembangan masyarakat (PPM).

“Multiplier effect industri hulu migas tidak hanya berhenti pada penerimaan negara, tetapi menjalar ke berbagai sektor, termasuk tenaga kerja lokal, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah secara keseluruhan,” tambahnya.

Rinto juga menyoroti besarnya kontribusi sektor migas terhadap PBB nasional. Pada 2022, total PBB nasional mencapai Rp24,01 triliun, di mana PBB Migas menyumbang Rp13,711 triliun atau lebih dari 50 persen total penerimaan PBB.

Meski demikian, ia mengingatkan tantangan utama terletak pada bagaimana pemerintah daerah memanfaatkan dana tersebut. Besarnya penerimaan DBH dan PBB Migas tidak otomatis berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan jika tidak dikelola secara tepat sasaran.

“Jika pemerintah daerah dapat membelanjakan dana ini untuk pembangunan yang produktif, maka manfaat ekonominya akan sangat besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Di tengah tren penurunan produksi migas nasional, industri hulu migas dinilai tetap memegang peranan strategis sebagai penopang ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Dengan tata kelola yang tepat, sektor ini tidak hanya menghasilkan energi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan di daerah-daerah penghasil migas. (rmn)

Tags: industri hulu migasIPAPerekonomian DaerahRinto Pudyantoro

Berita Terkait.

Daihatsu
Ekonomi

Pamerkan Ayla dan Gran Max Urban Retro di GIIAS 2026, Umumkan Pemenang Mid Year Surprise Deals

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:09
Talkshow
Ekonomi

Mazda Indonesia Ubah Botol Oli Bekas Jadi Karya Bermakna Lewat Kolaborasi Keberlanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:08
X-Force
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce; Kabin Mewah, Nyaman dan Modern

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:07
X-Force
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce: Tampilan Futuristik dan Tangguh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44
Diskusi
Ekonomi

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:01
ILF
Ekonomi

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:05

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.