• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 2 April 2026 - 22:19
in Nusantara
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf. Foto: Dokumen DPR RI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf. Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID -Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyoroti perlunya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat dalam hal pemberian kredit, khususnya pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau masih menjadi persoalan klasik di daerah. Kondisi ini mendorong banyak pedagang kecil lebih memilih meminjam kepada rentenir, meski harus menanggung bunga tinggi yang berisiko menjerat mereka dalam lingkaran utang berkepanjangan.

BacaJuga:

DPR Desak Polisi Tahan Tersangka Pelecehan Seksual di Ponpes Pati

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman asal Surabaya

Wakil Dubes Inggris Apresiasi Peran Bea Cukai Denpasar Dukung Perdagangan dan Pariwisata Bali

Dede mengungkapkan bahwa bank daerah sebenarnya menghadapi keterbatasan dalam menurunkan suku bunga pinjaman. Hal ini disebabkan oleh regulasi dari Bank Indonesia yang menetapkan batas minimum bunga, sehingga ruang fleksibilitas bank menjadi terbatas.

“Masyarakat tentu berharap bunga pinjaman lebih ringan, tetapi bank juga terikat aturan. Ini yang perlu dicarikan jalan keluar bersama,” ujarnya, dalam kunjungan kerja spesifik ke Bank Sumut di Medan, dikutip Kamis (2/4/2026).
.
Namun demikian, ia menekankan bahwa solusi tidak bisa hanya bertumpu pada penurunan bunga. Tanpa pendampingan dan pelatihan, banyak pelaku usaha berisiko tidak mampu mengelola pinjaman secara efektif.

“Kalau hanya diberi kredit tanpa pendampingan, dana bisa habis tanpa meningkatkan usaha. Di sinilah pentingnya pengawalan,” tambahnya.

Di lapangan, kemudahan akses menjadi faktor utama masyarakat lebih memilih rentenir. Proses pencairan cepat dan persyaratan sederhana dinilai lebih praktis dibandingkan prosedur perbankan yang relatif ketat.

Karena itu, Komisi II DPR RI mendorong Bank Sumut dan para pemangku kebijakan untuk menghadirkan solusi yang lebih komprehensif. Tidak hanya melalui skema bunga yang lebih ramah, tetapi juga lewat program pendampingan usaha, pelatihan manajemen keuangan, serta pengawasan penggunaan kredit.

Langkah ini, lanjutnya, dinilai penting agar pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan tanpa terjebak dalam jerat utang. (dil)

Tags: Bank SumutDede YusufDPR RIKomisi II

Berita Terkait.

Pelecehan Seksual
Nusantara

DPR Desak Polisi Tahan Tersangka Pelecehan Seksual di Ponpes Pati

Senin, 4 Mei 2026 - 16:16
bc3
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman asal Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 13:33
bc4
Nusantara

Wakil Dubes Inggris Apresiasi Peran Bea Cukai Denpasar Dukung Perdagangan dan Pariwisata Bali

Senin, 4 Mei 2026 - 12:52
bc
Nusantara

Bea Cukai di Papua Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan Puluhan Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 12:12
Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Nusantara

Perkosa Anak Tiri, Pria Madiun Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:16
kek
Nusantara

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.