• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35
in Daerah
kek

Ilustrasi - Petani menjemur tembakau rajang polosan di Desa Moyoketen, Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (25/10/2025). Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di balik wacana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tembakau di Pulau Madura, terdapat narasi kuat mengenai ketidakadilan fiskal yang dialami daerah penghasil tembakau. Namun, klaim tersebut mulai dipertanyakan oleh sejumlah pihak.

Pulau Madura selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi tembakau terbesar di Indonesia. Kondisi ini melahirkan tuntutan agar daerah tersebut mendapatkan porsi lebih besar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

BacaJuga:

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Dorongan tersebut bahkan mendapat dukungan dari sejumlah kalangan, mulai dari legislatif hingga pemerintah daerah. Wacana ini juga dibingkai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan industri tembakau lokal.

Namun, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai bahwa solusi melalui KEK bukanlah jawaban yang tepat.

“Argumentasi ketidakadilan fiskal tidak bisa dijawab dengan kebijakan yang justru berpotensi memperbesar masalah baru,” kata Tulus melalui gawai, Minggu (3/5/2026).

Ia menilai, KEK tembakau berisiko menjadi preseden nasional yang dapat diikuti oleh daerah lain dengan karakter serupa.

“Jika Madura memiliki KEK tembakau, daerah lain seperti Temanggung, Wonosobo, atau Bojonegoro bisa menuntut hal yang sama. Ini akan menyulitkan pemerintah dalam pengawasan,” ujarnya.

Selain itu, Tulus juga menyoroti potensi dampak fiskal dari pemberian berbagai insentif dalam skema KEK, seperti tax holiday dan pembebasan bea masuk.

“Alih-alih meningkatkan pendapatan, KEK justru berpotensi menggerus penerimaan negara dari sektor cukai,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini dapat memperparah persoalan rokok ilegal yang saat ini trennya terus meningkat.

Di tingkat global, langkah Indonesia mendorong KEK tembakau juga dinilai tidak sejalan dengan tren internasional. Hingga saat ini, belum ada negara yang mengembangkan kawasan ekonomi berbasis tembakau.

“Dunia sedang memperketat pengendalian tembakau, sementara kita justru berpotensi memberikan keistimewaan,” katanya.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Tulus menegaskan bahwa pendekatan fiskal dan pembangunan daerah seharusnya tidak mengorbankan prinsip kesehatan publik dan keberlanjutan kebijakan nasional.

“Solusi harus komprehensif, bukan justru menambah konflik baru,” tambah pegiat perlindungan konsumen tersebut. (her)

Tags: FKBIKEK TembakauPetanirokoktembakautulus abadi

Berita Terkait.

harison
Daerah

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22
soni
Daerah

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 23:23
bbri
Daerah

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Rabu, 30 September 2026 - 22:02
bri
Daerah

Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

Rabu, 30 September 2026 - 19:39
bc2
Daerah

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol

Rabu, 30 September 2026 - 16:16
bc
Daerah

Bea Cukai dan TNI Ungkap Penyelundupan Pakaian Bekas dan Miras Tanpa Pemilik di Entikong

Rabu, 30 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

gp
Olahraga

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Editor Dilianto
Rabu, 30 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober...

SelengkapnyaDetails
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3889 shares
    Share 1556 Tweet 972
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.