INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengklaim pemulihan pascabencana banjir bandang yang menerjang Aceh dan dua provinsi lainnya di Pulau Sumatera berjalan cepat. Masyarakat terdampak bencana ekologis itu sudah tidak berada di tempat pengungsian.
“Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat, alhamdulillah. Hampir 100 persen ya. Di tenda sudah tidak ada lagi,” kata Prabowo kepada wartawan usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 H di Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).
Saat ini, tidak ada lagi warga Sumatera yang tinggal di tenda pengungsian karena situasi telah terkendali sepenuhnya dan mereka sudah mulai menempati hunian baru yang disiapkan.
“100 persen semua sudah keluar dari tenda, masuk ke hunian-hunian sementara ataupun hunian tetap sudah mulai,” jelas Prabowo.
Ia bersyukur atas situasi yang kian membaik dan melaporkan bahwa pemulihan aliran listrik telah hampir pulih, meski masih ada sejumlah desa di wilayah Aceh yang sulit dijangkau.
“Alhamdulillah situasinya membaik, listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persenlah. Hanya lima desa dari seluruh Aceh yang memang sulit,” imbuh eks Menteri Pertahanan itu.
Tiga Provinsi di Sumatera yakni, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diterjang bencana hidrometeorologi dahsyat berupa banjir bandang dan tanah longsor. Bencana itu dipicu oleh curah hujan ekstrem yang terjadi secara merata di bagian utara dan barat pulau tersebut.
Bencana itu menjadi salah satu yang paling mematikan di tahun 2025, dengan total korban jiwa di seluruh Sumatera melampaui 1.000 orang pada pembaruan Desember 2025. Ratusan rumah, rumah ibadah (masjid), dan fasilitas umum hancur. (dan)










