• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ketegangan Memuncak, UE Minta Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 20 Maret 2026 - 22:06
in Internasional
Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia. Foto : Antara/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa.

Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia. Foto : Antara/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Uni Eropa menyerukan Israel untuk menahan diri agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut di Lebanon, serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara berbahasa Arab tersebut.

“Dewan Eropa menyerukan Israel untuk menahan diri dari eskalasi lebih lanjut melalui operasi udara atau darat dan untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon,” menurut pernyataan para pemimpin Eropa setelah pertemuan Dewan Eropa, Jumat (20/3/2026).

BacaJuga:

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Pernyataan itu menyerukan semua pihak untuk memastikan perlindungan warga dan infrastruktur sipil serta menahan diri dari tindakan yang mengakibatkan pengungsian lebih lanjut. Militer Israel pada 16 Maret mengumumkan dimulainya operasi darat di Lebanon selatan.

Operasi tersebut melanggar perjanjian gencatan senjata yang dimediasi secara internasional pada November 2024 yang dinilai tidak dijalankan oleh pihak Israel, menurut laporan yang telah dikeluarkan berulang kali dari otoritas Lebanon.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto telah mengeluarkan izin menarik tentara dari kontingen Italia yang menjadi bagian Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) di tengah meningkatnya situasi di Timur Tengah.

“Situasinya sangat kompleks, dan jika kita menganggap kehadiran militer kita dan kehadiran PBB tidak berguna… kita sudah memiliki sarana, baik angkatan laut maupun udara, untuk memulangkan tentara kita ke Italia,” kata Crosetto dalam sebuah wawancara dengan radio RTL 102.5, Kamis (19/3).

Ia menambahkan bahwa keputusan mengenai kemungkinan penarikan itu akan dibuat bersama dengan negara-negara lain.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan Kroasia mengumumkan bahwa delapan tentara Kroasia telah dievakuasi dari misi NATO di Irak dan Lebanon.

“Tujuh tentara Kroasia yang berpartisipasi dalam misi NATO di Irak telah dievakuasi dengan selamat hari ini, kami berhasil menyelesaikan evakuasi tentara Kroasia dari misi di Lebanon pekan lalu dan sekarang dari Irak. Kami berterima kasih kepada sekutu kami atas bantuan mereka dalam evakuasi delapan tentara Kroasia,” kata kementerian tersebut dilansir Sputnik/RIA Novosti via Antara.

Spanyol juga telah mengevakuasi 100 tentara dari Irak, sementara 200 tentara masih berada di negara tersebut, kata Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles. (aro)

Tags: EropaisraelLebanon

Berita Terkait.

Isfhan
Internasional

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49
sayid
Internasional

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:02
trump
Internasional

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20
Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:15
sayid
Internasional

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:07
joseph
Internasional

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1189 shares
    Share 476 Tweet 297
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1441 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.