• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sentuhan Langsung Pejabat Jadi Kunci Bangun Kedekatan dengan Rakyat

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 19 Maret 2026 - 09:37
in Nasional
Seskab

Ilustrasi - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan kepada awak media beberapa Waktu lalu. Momen kedekatan pejabat dengan masyarakat seperti ini dinilai pengamat sebagai langkah positif, meski kerap dicap sebagai pencitraan. Foto: Dok. Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah sorotan publik terhadap gaya komunikasi pejabat, pengamat politik Hendri Satrio menilai bahwa kedekatan dengan masyarakat seharusnya menjadi prioritas, meskipun langkah tersebut kerap berujung pada tudingan pencitraan.

Pria yang akrab disapa Hensa itu melihat, label pencitraan tidak seharusnya menjadi penghalang selama aksi yang dilakukan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

BacaJuga:

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

“Tidak ada salahnya seperti itu, kalau memang bagus dan bermanfaat buat rakyat ya dituduh melakukan pencitraan juga tidak apa-apa,” kata Hensa -sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, publik justru lebih menantikan aksi nyata yang terasa langsung ketimbang sekadar retorika yang terkesan berjarak. Salah satu contoh yang ia soroti adalah momen yang melibatkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Saat itu, Teddy terlihat membagikan bantuan Hari Raya Idulfitri kepada para pengemudi ojek online di kawasan Stasiun Pasar Senen, bertepatan dengan agenda pelepasan program mudik gratis.

Bagi Hensa, momen seperti ini memiliki nilai lebih di mata masyarakat.

“Pejabat atau menteri lain bila ingin mencontoh juga tidak apa-apa, daripada hanya sekedar ngomong dan debat ke rakyat kan enggak level, mending dekat dengan rakyat seperti Teddy ini,” jelasnya.

Ia juga menyinggung kondisi komunikasi pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang dinilai sedang menghadapi tantangan serius.

Menurutnya, banyak pejabat yang masih terkesan elitis dan belum mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Bahkan satu waktu saya melihat ada satu pejabat yang ketika ditanya oleh rakyat malah diminta belajar, ini bukan suatu jawaban yang diinginkan sebelumnya,” tutur Hensa.

Di tengah situasi tersebut, Hensa menilai masyarakat kini lebih membutuhkan respons yang hangat, sederhana, dan membumi dari para pemangku kebijakan.

“Makin jarang sih pejabat yang tertangkap bagi rejeki spontan, kalaupun ada biasanya setingan, walaupun setingan juga gak apa, asal berdampak,” tegas penulis buku Riah Riuh Komunikasi itu.

Ia menambahkan, momentum interaksi langsung seperti ini bukan hanya soal citra, tetapi juga peluang penting bagi pejabat untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Saat ini, kondisinya berjarak, dan momen-momen kedekatan dengan masyarakat itu lebih dibutuhkan yang lagipula itu bisa dimanfaatkan untuk mendengar aspirasi mereka,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Hensa mengingatkan agar para pejabat lebih bijak dalam merespons suara publik, terutama di tengah sensitivitas masyarakat yang semakin tinggi terhadap sikap elitis.

“Masyarakat itu saat ini sensitif dengan respon-respon elitis semacam itu, kondisi saat ini membutuhkan pejabat yang hadir untuk masyarakat meski memang berpotensi dicap pencitraan, tapi memang rakyat butuh bantuan,” tambahnya. (her)

Tags: Hendri Satriopejabatpengamat politikrakyat

Berita Terkait.

siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1485 shares
    Share 594 Tweet 371
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.