INDOPOSCO.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Papua Pegunungan (Papeg) mendorong pelatihan sertifikat keamanan dan kebersihan pangan bagi dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG di Kabupaten Jayawijaya
SPPG Papua Pegunungan menggelar pelatihan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) dan untuk sertifikasi halal bagi dapur-dapur MBG di Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Kelompok SPPG Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa (17/3/2026), mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk pencapaian sertifikasi halal pada dapur-dapur MBG.
“Kita wajibkan untuk seluruh dapur kedepannya melakukan pelatihan SLHS dan untuk sertifikasi halal juga. Kegiatan ini dilaksanakan oleh BGN yang bekerjasama dengan dinas terkait untuk nantinya mendapatkan sertifikasi tersebut,” katanya.
Menurut dia, saat ini BGN berfokus pada relawan-relawan pada dapur-dapur yang sedang berjalan dan dua dapur baru yang sementara dalam proses pembangunan.
“Kami harap nantinya saat pelaksanaan para relawan telah memahami bagaimana menjaga higienitas sehingga MBG yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Dia menegaskan ke depan akan berdiri lebih dari sembilan puluhan dapur MBG di Kabupaten Jayawijaya.
“Kabupaten Jayawijaya ke depan akan lebih dari sembilan puluhan dapur, kalau saat ini yang sedang berproses sekitar 11 dapur,” katanya.
Sementara itu Perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Papua Pegunungan Nurul Yakim mengatakan dalam penilaian pelayanan di setiap dapur-dapur MBG pihaknya memastikan yang pertama yakni bahan-bahan yang digunakan layak, tidak hanya bergizi tapi juga halal.
“Jadi mulai dari daging, sayuran semua dicuci dengan bersih dan saya pribadi sudah melihat bahwa dapur yang ada di Jayawijaya semua bagus, artinya higienisnya dijaga, halalnya juga dicek bagus. Kalau di syariat Islam halal menjadi prioritas,” ujarnya.
Dia memastikan BPJPH sendiri sangat mendukung kegiatan pelatihan ini dan mendorong masyarakat untuk bagaimana menjadikan kehidupan yang bersih bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Jadi nanti ada sertifikasi halal juga, dan ini sertifikasi SLAS penjamah makanan. Jadi nanti kita akan keluarkan juga sertifikasi setelah melalui proses prosedur yang ada,” katanya. (ney)










