INDOPOSCO.ID – Sinergi Bea Cukai dan aparat kepolisian kembali membuahkan hasil dalam pemberantasan narkotika. Sebanyak 40 kilogram sabu berhasil digagalkan peredarannya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dalam dua penindakan yang berlangsung pada Rabu (15/4/2026) dan Kamis (16/4/2026).
Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatra Bagian Barat, Bier Budy Kismulyanto, menjelaskan bahwa kedua kasus tersebut menggunakan modus serupa, yakni false concealment atau penyembunyian barang di kompartemen rahasia kendaraan.
Penindakan pertama dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB di pintu masuk pelabuhan. Petugas menghentikan kendaraan mencurigakan dan menemukan 29 bungkus sabu dalam kemasan teh Tiongkok yang disembunyikan di dalam pintu kendaraan. Dari hasil pengembangan, ditemukan tambahan sekitar 4 kilogram sabu di bagian lain kendaraan, sehingga total barang bukti mencapai sekitar 33 kilogram.
Dua pelaku berinisial MA dan MF yang berperan sebagai kurir mengaku direkrut oleh seseorang berinisial AM yang diduga berada di Malaysia. Tim kemudian melakukan controlled delivery dan berhasil mengamankan dua orang penerima barang, sehingga total tersangka dalam kasus ini menjadi empat orang.
Sehari kemudian, penindakan kedua dilakukan pada pukul 17.30 WIB di lokasi yang sama. Petugas menemukan 10 bungkus sabu dengan berat sekitar 7 kilogram yang disembunyikan di bawah kursi depan kendaraan menggunakan metode serupa. Dua tersangka, MH dan JDS, mengaku diperintah oleh seseorang berinisial KAK AR, dengan rencana distribusi menuju wilayah Tanjung Priok.
“Dari dua penindakan tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 40 kilogram sabu,” ujar Bier.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi kuat antara Bea Cukai, Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Polda Lampung, serta aparat terkait lainnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa modus penyelundupan dengan memanfaatkan kendaraan pribadi dan kompartemen tersembunyi masih menjadi pola yang sering digunakan jaringan narkotika. Oleh karena itu, penguatan intelijen serta pemeriksaan terpadu akan terus ditingkatkan.
Keempat tersangka kini telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. Keberhasilan ini juga diperkirakan menyelamatkan ribuan masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkotika. (ipo)










