• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Paket Wisata “Jika Aku Jadi Orang Desa” di Magetan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 16 Maret 2026 - 01:45
in Nusantara
Sayuran

Sejumlah wisatawan menikmati memetik sayur dalam kegiatan paket wisata Jika Aku Jadi Orang Desa yang dikembangkan oleh Desa Wisata Kampung Susu Lawu (Dewi KSL) yang ada di lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Foto : Antara/HO-Diskominfo Kab Magetan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Desa Wisata Kampung Susu Lawu (Dewi KSL) yang ada di lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengembangkan paket wisata berkonsep alam guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah setempat.

Inisiator Paket Wisata Dewi KSL Sri Wahyuni di Magetan, Minggu mengatakan, paket wisata konsep alam yang ditawarkan adalah bertajuk “Jika Aku Jadi Orang Desa”

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

“Paket wisata Jika Aku Jadi Orang Desa adalah mengajak wisatawan benar-benar menjalani rutinitas warga lokal. Yakni, wisatawan diajak melakukan pemerahan susu tradisional, memberikan pakan rumput segar, hingga memetik sayur di kebun,” ujarnya.

Menurutnya, program yang baru dikembangkan dua tahun terakhir tersebut cukup diminati wisatawan.

Paket wisata itu menjadi primadona di tengah gempuran dunia digital yang bising, sehingga membawa wisatawan ke kehidupan alam yang tenang dan sejuk di lereng Gunung Lawu.

Sri Wahyuni menjelaskan, pengembangan paket wisata alam tersebut muncul dari potensi besar akan kondisi alam yang dingin serta dukungan sarana pertanian dan peternakan yang mumpuni di Desa Wisata Kampung Susu Lawu untuk dikembangkan lebih jauh.

“Waktu itu saya berpikir dengan kondisi alam yang dingin dan didukung sarana pertanian dan peternakan, ada harapan agar Kampung Susu bisa dinikmati masyarakat luas,” katanya.

Keunikan paket wisata tersebut juga terletak pada keterlibatan langsung masyarakat Singolangu yang telah paham mewujudkan Sapta Pesona di wilayahnya.

“Saat ini, sudah ada 30 rumah warga yang kami pilih dan siapkan untuk menjadi tempat tinggal bagi para peserta program ini. Kami ingin wisatawan tidak hanya sekadar ‘mampir’, tapi benar-benar menetap dan merasakan kehidupan desa,” katanya.

Seiring banyaknya peminat, pengelola Desa Wisata KSL berupaya memperbaiki fasilitas agar sarana edukasi dan kenyamanan dasar berwisata di area Kampung Susu tetap terjaga bagi para tamu yang datang setiap harinya.

“Kami memiliki program jangka pendek untuk terus memperbaiki fasilitas yang ada. Sedangkan untuk jangka panjang, kami berencana membangun home stay yang layak untuk wisatawan. Ini penting agar sarana promosi ini berbanding lurus dengan kualitas kunjungan ke Kampung Susu Lawu,” tambahnya.

Selama ini wisatawan yang datang berasal dari berbagai luar kota seperti Surabaya, Solo, dan Jakarta sejak program tersebut digulirkan.

Pihaknya berharap paket wisata Jika Aku Jadi Orang Desa semakin dikenal publik, sehingga semakin banyak wisatawan berkunjung yang muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan warga desa wisata setempat.

Seperti diketahui, Singolangu adalah salah satu daerah sentra produksi susu sapi perah. Tidak hanya peternakan, daerah tersebut telah diarahkan untuk menjadi desa wisata dengan ikon Kampung Susu Lawu dengan konsep eko-eduwisata.

Diresmikan pada akhir tahun 2020, Kampung Susu Lawu terus berkembang, dari yang semula hanya 100 ekor sapi perah, kini telah mencapai 1.000 ekor sapi perah seperti dilansir Antara.

Selain dikonsumsi sebagai susu cair, sekitar 50 persen hasil perasan susunya diolah menjadi aneka minuman dan panganan dengan berbagai varian rasa sesuai selera pasar. (aro)

Tags: desasayurwisata

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7139 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
malarza
Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57

INDOPOSCO.ID - Timnas Paraguay menang tipis 1-0 saat melawan Timnas Turki dalam laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 di...

SelengkapnyaDetails
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.