• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37
in Ekonomi
id
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan _dimethyl ether_ (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada 2024 mencapai US$3,8 miliar atau setara Rp64,1 triliun (kurs Rp16.888 per dolar AS).

BacaJuga:

Riset Paramadina: Wajib Halal Berisiko Tekan Daya Beli dan Bebani UMKM

Dana LPDB Pacu 6 Unit Usaha KDMP Tamanmartani, Bidik Pasar SPPG dan Pertanian

Era AI Ubah Strategi Treasury, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Rantai Pasok Global

Proyek DME bahkan telah masuk dalam daftar proyek prioritas hilirisasi nasional dan direncanakan mulai digarap pada tahun ini di bawah koordinasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

MIND ID bersama Pertamina berkolabirasi dalam percepatan hilirisasi batu bara menjadi menjadi produk energi alternatif seperti Synthetic Natural Gas (SNG), Dimethyl Ether (DME) dan Methanol melalui penguatan rantai mineral, batu bara, dan energi nasional. Dalam kolaborasi ini Pertamina berperan sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi.

Hasil hilirisasi batu bara, seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol nantinya akan terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat dan industri sebagai substitusi energi impor.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai pengembangan DME menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah dapat mengganggu distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Amerika Serikat menjadi pemasok utama dengan nilai impor sekitar US$2,03 miliar atau sekitar 53% dari total impor. Sementara itu, Qatar menyumbang sekitar 11%, disusul Uni Emirat Arab sekitar 10%.

Besarnya ketergantungan tersebut membuat pasokan LPG domestik rentan terhadap dinamika pasar energi global, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dunia.

“Ketika terjadi eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak maupun gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati Selat Hormuz, ini menjadi alasan kuat kenapa kita perlu melakukan hilirisasi batu bara menjadi DME,” ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan DME merupakan salah satu upaya untuk mencari sumber energi substitusi yang dalam jangka panjang dapat menggantikan sebagian kebutuhan LPG impor.

Selain mendukung ketahanan energi, pengembangan DME juga berpotensi membuka pasar baru bagi batu bara berkalori rendah. Indonesia dinilai memiliki modal sumber daya untuk mengembangkan industri tersebut. Hal ini mampu mendorong efektifitas PTBA dalam operasional sehingga produksi batubara kalori rendah juga bisa teroptimalisasi.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki sumber daya batu bara sekitar 97,96 miliar ton dengan cadangan mencapai 31,95 miliar ton. Sebagian besar cadangan tersebut merupakan batu bara berkalori rendah atau low rank coal, yang selama ini memiliki nilai ekonomi relatif rendah di pasar ekspor.

Menurut Bambang, hilirisasi batu bara juga menjadi kewajiban bagi pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang kontraknya telah diperpanjang.

“Hilirisasi batubara wajib dilakukan oleh pemegang PKP2B yang diperpanjang. Soal apakah ini akan membawa gairah baru atau tidak tergantung dari niatan para pelaku industrinya,” jelasnya.

Ketua Komite Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal menilai pengembangan DME perlu dihitung secara cermat agar tidak kalah bersaing dengan LPG impor yang selama ini dipasok dari negara dengan biaya produksi gas lebih rendah.

“DME ini industrinya relatif masih baru dan dari sisi keekonomian juga tidak murah. Karena itu feasibility study-nya harus benar-benar dicermati,” ungkapnya.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan harga produksi DME dapat bersaing dengan LPG impor agar proyek tersebut tidak justru menambah beban biaya energi.

“Kalau ternyata produksi DME lebih mahal daripada impor LPG, maka harus dihitung kembali manfaatnya,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno juga menilai pengembangan DME berpotensi membantu mengurangi ketergantungan impor LPG, namun tetap memerlukan kajian yang mendalam.

Menurutnya, proyek serupa pernah direncanakan sebelumnya namun tidak berlanjut sehingga aspek teknologi dan keekonomian perlu dihitung secara hati-hati.

“Proyek ini tentu bisa mengurangi impor LPG, tetapi membutuhkan kajian yang mendalam, khususnya terkait keekonomiannya. Teknologi yang digunakan juga harus mampu membuat biaya produksi lebih efisien dibandingkan impor LPG,” pungkas Dia. (adv)

Tags: bahan bakarDMELPGrumah tangga

Berita Terkait.

Dukung Kebijakan Prabowo, Jabar Siapkan Distribusi Jutaan Genteng Lokal untuk Rumah Rakyat
Ekonomi

Riset Paramadina: Wajib Halal Berisiko Tekan Daya Beli dan Bebani UMKM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:10
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Ekonomi

Dana LPDB Pacu 6 Unit Usaha KDMP Tamanmartani, Bidik Pasar SPPG dan Pertanian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05
Era AI Ubah Strategi Treasury, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Rantai Pasok Global
Ekonomi

Era AI Ubah Strategi Treasury, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Rantai Pasok Global

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:48
Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
Ekonomi

Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:05
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Ekonomi

Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Prioritaskan Penanggulangan TBC dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:52
Pertamina dan PAL Jaya Jajaki FOG untuk Bahan Baku Biofuel dan SAF
Ekonomi

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki FOG untuk Bahan Baku Biofuel dan SAF

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:35

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • 9 Saksi Cabut BAP, Proses Hukum Kasus Kuota Haji Jadi Sorotan

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.