• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi II Dorong Percepatan Pembangunan Pusat Pemerintahan 4 DOB Papua Rampung 2028

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 10 Maret 2026 - 22:22
in Nasional
aher

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan. Foto: dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan, mendorong percepatan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua agar dapat selesai sesuai target pada 2028.

Menurut pria yang akrab disapa Aher ini, pembangunan pusat pemerintahan di Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat pelayanan publik di wilayah tersebut.

BacaJuga:

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

“Percepatan pembangunan KIPP merupakan fondasi penting bagi efektivitas tata kelola pemerintahan di DOB Papua. Keberadaan kantor gubernur, DPRP, serta infrastruktur dasar yang memadai akan memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan,” kata Aher dalam keterangannya yang diterima INDOPOSCO.ID, Selasa (10/3/2026).

Proyek strategis nasional yang digarap pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pekerjaan Umum itu mencakup pembangunan kantor gubernur, kantor legislatif daerah, hingga berbagai fasilitas pendukung seperti infrastruktur dasar dan sanitasi.

Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas pemerintahan tersebut sudah berfungsi dan dapat diresmikan oleh Presiden pada tahun 2028.

Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai progres pembangunan di sebagian besar wilayah DOB Papua telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Namun, ia menyoroti masih adanya tahapan perencanaan yang perlu segera diselesaikan di Papua Pegunungan.

Saat ini, provinsi tersebut masih melengkapi dokumen kelayakan dan penyusunan master plan sebelum memasuki tahap pembangunan fisik.

“Perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan proyek besar seperti ini. Papua Pegunungan harus segera menuntaskan dokumen kelayakan dan master plan agar tahapan konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal,” ujarnya.

Selain itu, Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dan transparansi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi proyek tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.

Aher menambahkan, pembangunan pusat pemerintahan di wilayah DOB Papua tidak hanya sebatas pembangunan fisik gedung pemerintahan, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kita ingin DOB Papua tidak hanya memiliki gedung pemerintahan yang representatif, tetapi juga tata kelola yang efektif, pelayanan publik yang cepat, serta pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat asli Papua,” ujarnya.

Ia pun optimistis target penyelesaian KIPP di empat provinsi DOB Papua pada 2028 dapat tercapai dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat otonomi khusus serta pemerataan pembangunan di Tanah Papua. (dil)

Tags: Ahmad HeryawanDOB PapuaDPR RIKomisi II

Berita Terkait.

Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25
Azran
Nasional

DPD: Digitalisasi Jadi Kunci Masa Depan Masyarakat Betawi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7107 shares
    Share 2843 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.