• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan-Kemendiktisaintek Dorong Inovasi Baru Dosen Dapatkan Hak PVT

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 6 Maret 2026 - 11:50
in Nasional
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Leli Nuryati (tengah) dan Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Kemendiktisaintek, Prof. Yos Sunitiyoso (kanan) dalam diskusi spesial edisi PVTPP On Talk di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto : Ist

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Leli Nuryati (tengah) dan Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Kemendiktisaintek, Prof. Yos Sunitiyoso (kanan) dalam diskusi spesial edisi PVTPP On Talk di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) menjadi kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) guna mengakselerasi lahirnya inovasi-inovasi baru yang unggul dihasilkan perguruan tinggi dan para dosen.

Wujud kerja sama ini yakni dengan membuka pintu selebar-lebarnya terhadap varietas tanaman temuan baru para dosen untuk mendapatkan kekayaan intelektual individu berupa perlindungan varietas tanaman (PVT) atau hak PVT.

BacaJuga:

Indonesia Dorong IA-CEPA Jadi Powerhouse Ekonomi dengan Australia

Tonton: JTBC Berikan Bocoran Lini Drama 2026-2027

Mendagri Minta Kepala Daerah di NTT Segera Gunakan Bantuan Presiden untuk Penanganan Pascagempa

“Melalui pemberian kekayaan intelektual individu ini yakni PVT, pemulia atau dosen dan peneliti memperoleh hak eksklusif atas varietas hasil temuan yang memenuhi BUSS (red,- kriteria Baru, Unik, Seragam, dan Stabil). Dengan mendapatkan Hak PVT ini, varietas dapat didaftarkan dan dilepas untuk bekerja sama dengan industri atau penyedia benih hingga petani sehingga dosen memperoleh royalti atas varietas temuanya,” kata Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP), Leli Nuryati dalam diskusi spesial edisi PVTPP On Talk di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Leli menjelaskan PVT merupakan salah satu jenis kekayaan intelektual individu yang memberikan pengakuan hukum sekaligus insentif moral dan ekonomi agar para pemulia terus berinovasi menciptakan varietas unggul yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, PVT memiliki peran strategis dalam ekosistem kekayaan intelektual Indonesia.

“Perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem tersebut. Tentunya banyak varietas unggul baru yang dihasilkan oleh para dosen dan peneliti. Karena itu, kami menyambut baik inisiasi Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan dalam melaksanakan program kerjasama penguatan kekayaan intelektual bagi dosen di perguruan tinggi. Kerja sama ini bagi kami ini adalah kesempatan untuk menambah pemohon perlindungan varietas tanaman,” jelasnya.

“Ke depanya kami berharap kerja samanya tidak hanya perlindungan varietas tapi juga pendaftaran dan pelepasan varietas.
Oleh karena itu, ini adalah peluang bagi perguruan tinggi, dosen dan peneliti,” pinta Leli.

Hingga Februari 2026 tercatat Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian telah menerbitkan 840 sertifikat Hak PVT. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 5% atau sebanyak 44 sertifikat yang dimiliki oleh perguruan tinggi di Indonesia.

“Angka ini menunjukkan bahwa ruang peningkatan masih terbuka lebar, khususnya dalam mendorong dosen dan institusi pendidikan tinggi untuk mengajukan permohonan Hak PVT atas varietas yang telah dihasilkan,” papar Leli.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Kemendiktisaintek, Prof. Yos Sunitiyoso mengatakan pihaknya memiliki fokus mengembangkan hasil riset perguruan tinggi dan dosen agar dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat luas.

Sehingga, pemberian kekayaan intelektual berupa hak PVT terhadap inovasi baru perguruan dan dosen merupakan program prioritas, dimana tahun tahun 2026 menargetkan pemberian sebanyak 100 hak PVT.

“Hak PVT ini tidak hanya memberikan manfaat terhadap produksi, tetapi juga ekonomi karena dosen yang memiliki varietas mendapatkan royalti dan varietas dapat dimanfaatkan petani luas sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Ia menegaskan kerjasama terkait perlindungan varietas ini merupakan implementasi nota kesepahaman antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Diktisaintek dalam upaya mendorong perkembangan inovasi baru yang unggul dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Perguruan tinggi memiliki banyak inovasi varietas tanaman yang unggul dihasilkan dosen, tetapi hanya sedikit yang didaftarkan mendapatkan kekayaan intelektual berupa hak PVT.

“Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Kemendiktisaintek dalam kerjasama pemberian hak PVT ini memberikan dukungan kepada dosen berupa bimbingan teknis PVT dan fasilitas pendanaan permohonan PVT dan uji BUSS,” tegas Prof Yos. (srv)

Tags: dosenHak PVTInovasiKemendiktisaintekKementan

Berita Terkait.

truk
Nasional

Indonesia Dorong IA-CEPA Jadi Powerhouse Ekonomi dengan Australia

Selasa, 8 September 2026 - 06:06
jtbc
Nasional

Tonton: JTBC Berikan Bocoran Lini Drama 2026-2027

Selasa, 8 September 2026 - 04:40
Nasional

Mendagri Minta Kepala Daerah di NTT Segera Gunakan Bantuan Presiden untuk Penanganan Pascagempa

Selasa, 8 September 2026 - 01:11
to
Nasional

Targetkan Keluar dari Middle Income Trap, Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 7 September 2026 - 23:23
tito
Nasional

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 7 September 2026 - 22:02
anakkrakatau
Nasional

Menkes Ungkap 3 Masalah Kesehatan Utama Akibat Erupsi Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:11

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.