• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Investor Global Makin Percaya Kripto, ICE Tanam Modal di OKX dengan Valuasi USD25 Miliar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 6 Maret 2026 - 22:33
in Ekonomi
okx

OKX. Foto: Dokumen OKX

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Integrasi antara sistem keuangan tradisional dan aset digital memasuki babak baru. Operator bursa saham terbesar di dunia, Intercontinental Exchange (ICE), pemilik New York Stock Exchange (NYSE), resmi melakukan investasi strategis pada bursa kripto global OKX dengan valuasi perusahaan mencapai USD25 miliar.

Kesepakatan ini tidak hanya menandai investasi besar di sektor kripto, tetapi juga memperkuat sinyal bahwa institusi keuangan global mulai makin serius mengintegrasikan teknologi blockchain dengan pasar modal tradisional. Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, ICE juga akan menempati kursi di Dewan Direksi OKX.

BacaJuga:

Tak Sekedar Ritual, Kurban Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Ramah Lingkungan

Notifikasi Keamanan Pangan Meningkat, Bapanas-Kemendag Perketat Pengawasan

Tata Kelola Ekspor Batu Bara Diperkuat, API-IMA Soroti Pentingnya Transisi Mulus

Bagi OKX yang kini memiliki lebih dari 120 juta pengguna di lebih dari 100 negara, kemitraan ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus membuka akses ke berbagai produk keuangan global berbasis blockchain.

Kolaborasi antara OKX dan ICE dirancang untuk membangun ekosistem baru yang menghubungkan infrastruktur pasar keuangan tradisional dengan teknologi blockchain yang lebih cepat dan terbuka.

Dalam kerja sama ini, terdapat empat pilar utama yang akan dikembangkan bersama. Pertama, peluncuran saham Amerika Serikat (AS) yang ditokenisasi di platform OKX, yang memungkinkan pengguna memperdagangkan saham perusahaan yang tercatat di NYSE melalui teknologi blockchain. Produk ini ditargetkan mulai tersedia pada semester kedua 2026.

Kedua, ICE akan melisensikan harga spot kripto dari OKX untuk mendukung pengembangan produk futures kripto baru. Selain itu, kedua pihak juga akan mengembangkan sistem kliring dan manajemen risiko berstandar institusional, serta membangun infrastruktur custody multi-chain dan dompet digital generasi berikutnya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan transaksi antara pasar keuangan konvensional dan aset digital.

Bersamaan dengan investasi tersebut, NYSE juga mengumumkan pengembangan Platform Sekuritas Bertokenisasi, sebuah inisiatif untuk membawa saham-saham AS dan ETF ke dalam ekosistem blockchain.

Melalui platform ini, investor nantinya dapat memperdagangkan saham AS selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, tanpa dibatasi jam perdagangan bursa tradisional. Fitur ini dinilai sangat relevan bagi investor di kawasan Asia-Pasifik yang selama ini harus menyesuaikan diri dengan jam perdagangan pasar Amerika.

Selain itu, sistem ini juga memungkinkan perdagangan saham fraksional, sehingga investor dapat membeli saham perusahaan global dengan nominal kecil. Proses penyelesaian transaksi pun akan berlangsung secara instan melalui blockchain, menggantikan sistem penyelesaian T+2 yang selama ini digunakan di pasar saham.

Pendanaan transaksi juga dirancang dapat menggunakan stablecoin, sehingga investor tidak selalu bergantung pada infrastruktur perbankan tradisional.

Ketua dan CEO ICE, Jeffrey C. Sprecher, mengatakan kerja sama dengan OKX akan memperluas akses investor global terhadap pasar yang teregulasi sekaligus mempercepat pengembangan infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

“Hubungan strategis kami dengan OKX akan memperluas akses ritel global ke pasar teregulasi ICE yang terkemuka dan mempercepat rencana kami untuk menghadirkan infrastruktur on-chain serta aset yang ditokenisasi,” ujar Sprecher, dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Sementara itu, Pendiri dan CEO OKX, Star Xu, menyebut kemitraan ini menjadi langkah penting dalam membangun struktur pasar yang lebih transparan dan efisien.

“Kemitraan ini mempertemukan operator dua mesin pencocokan berkinerja tinggi dan buku order yang transparan untuk membangun struktur pasar yang lebih andal serta menjembatani aset digital dan ekuitas,” katanya.

Bagi pengguna OKX, kemitraan ini membuka peluang baru untuk mengakses pasar ekuitas Amerika secara lebih fleksibel. Investor nantinya dapat memperdagangkan saham-saham perusahaan AS yang terdaftar di NYSE langsung dari platform OKX, melakukan investasi dengan nominal kecil, serta melakukan transaksi kapan saja tanpa terikat zona waktu.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi lebih luas ICE dalam mengembangkan infrastruktur keuangan berbasis blockchain. Sebelumnya pada Januari 2026, ICE mengumumkan pengembangan sistem perdagangan sekuritas bertokenisasi, dan pada November 2025 perusahaan ini juga menanamkan investasi USD2 miliar di platform pasar prediksi Polymarket.

Serangkaian langkah tersebut menunjukkan ambisi ICE untuk menjadi pemain utama dalam ekosistem pasar keuangan berbasis on-chain yang diprediksi akan semakin berkembang dalam beberapa tahun ke depan.(rmn)

Tags: blockchainIntercontinental ExchangeKriptoOKX

Berita Terkait.

kurban
Ekonomi

Tak Sekedar Ritual, Kurban Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Ramah Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:11
bapanas
Ekonomi

Notifikasi Keamanan Pangan Meningkat, Bapanas-Kemendag Perketat Pengawasan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:43
api
Ekonomi

Tata Kelola Ekspor Batu Bara Diperkuat, API-IMA Soroti Pentingnya Transisi Mulus

Senin, 8 Juni 2026 - 23:33
pekerja
Ekonomi

Gejolak Energi Hantam Manufaktur, Pemerintah Diminta Siapkan Jurus Penahan Dampak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:13
Hokkop-Situngkir
Ekonomi

Limbah Sawit Naik Kelas, PLN EPI Dorong Bio-CNG sebagai Energi Bersih Masa Depan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32
gadai
Ekonomi

Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 20:09

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2225 shares
    Share 890 Tweet 556
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1322 shares
    Share 529 Tweet 331
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.