INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus mempertegas perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui program Customs Visit Customer (CVC) di Papua, Morowali, dan Bandung. Program ini menjadi ruang dialog sekaligus asistensi langsung kepada pelaku industri agar pemanfaatan fasilitas kepabeanan berjalan optimal dan sesuai regulasi.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan CVC merupakan bentuk dukungan konkret terhadap dunia usaha.
“Melalui CVC, kami memastikan pelayanan dan pemberian fasilitas fiskal tepat sasaran serta memberi kepastian hukum bagi pelaku industri,” ujarnya.
Papua: Dukung Proyek Strategis Nasional Migas
Di Papua, Kanwil Bea Cukai Khusus Papua memberikan fasilitas pembebasan bea masuk serta tidak dipungut pajak dalam rangka impor untuk kegiatan hulu migas pada Proyek Strategis Nasional UCC Project di Teluk Bintuni, Papua Barat.
Selain pemberian fasilitas, dilakukan asistensi dan monitoring, termasuk pengawasan di lokasi penyerahan barang di Gresik dan Lamongan. Langkah ini untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan kepabeanan.
Morowali: Kawal Kawasan Industri Nikel
Sementara itu, Bea Cukai Morowali melaksanakan CVC di Kawasan Industri Stardust Estate Investment (SEI). Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan komitmen anti korupsi serta peningkatan kualitas pengelolaan manifest barang.
Sepanjang 2025, tercatat sekitar 4.000 manifest inward dan outward dilayani di kawasan tersebut, dengan sebagian kecil memerlukan perbaikan data. Hal ini menunjukkan tingginya aktivitas industri dan pentingnya akurasi administrasi kepabeanan.
Bandung: Perkuat Industri Pertahanan Nasional
Di Bandung, CVC dilakukan bersama PT Pindad (Persero) untuk memperkuat dukungan terhadap industri pertahanan nasional. Perusahaan tersebut memperoleh insentif fiskal seperti fasilitas Pusat Logistik Berikat serta pembebasan bea masuk bahan baku.
Budi menekankan bahwa sinergi ini penting untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri.
Melalui rangkaian CVC di tiga wilayah strategis tersebut, Bea Cukai menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang profesional dan transparan, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di pasar global. (ipo)










