• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Rayuan Palsu Berkedok Paket Tertahan, Bea Cukai Ingatkan: STOP, CEK, LAPOR!

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 26 Februari 2026 - 12:23
in Nasional
Gerakan Stop, Cek, Lapor dalam mencegah penipuan berkedok mengatasnamakan Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai

Gerakan Stop, Cek, Lapor dalam mencegah penipuan berkedok mengatasnamakan Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Modus penipuan dengan pesan bernada mendesak seperti, “Paket hadiah dari luar negeri tertahan Bea Cukai, segera transfer biaya tebus agar tidak disita,” kerap menjadi awal jebakan. Bermula dari perkenalan hangat di media sosial, berlanjut pada janji hadiah mewah, hingga berujung permintaan uang atas nama kewajiban kepabeanan.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, mengungkapkan bahwa tren ini bukan hal baru. Berdasarkan data historis, penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai dengan modus romansa cenderung meningkat pada momentum Hari Valentine. Pada Februari 2025, jumlah laporan melonjak, dengan kenaikan tertinggi pada modus romansa dari 100 laporan di Januari menjadi 151 laporan.

BacaJuga:

Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara-Negara Tetangga untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Satu Beasiswa Indonesia Satukan Data, Cegah Mahasiswa Terima Beasiswa Dobel

“Meski periode Valentine tahun ini telah berlalu, pola penipuannya masih terus berlangsung karena pelaku memanfaatkan kedekatan emosional yang sudah terbangun,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Modus yang digunakan terbilang sistematis. Pelaku biasanya mengaku sebagai warga negara asing dengan profesi menjanjikan, seperti dokter atau pebisnis yang tengah bertugas di luar negeri. Setelah membangun komunikasi intens dan menumbuhkan kepercayaan, mereka mengabarkan akan mengirim hadiah bernilai tinggi, mulai dari perhiasan hingga uang tunai.

Tak lama kemudian, korban menerima pesan atau email yang mencatut nama Bea Cukai, lengkap dengan logo dan kop surat palsu, yang menyatakan paket tertahan dan membutuhkan pembayaran “bea masuk”, “biaya administrasi”, atau “denda”. Dokumen tersebut sejatinya hasil rekayasa. Penipu membuatnya tampak resmi dengan menyertakan identitas palsu, foto resi fiktif, hingga nomor rekening pribadi atas nama oknum tertentu. Saat korban mulai ragu, pelaku akan memainkan emosi, mendesak agar dana segera ditransfer.

Bea Cukai menegaskan bahwa seluruh pembayaran kewajiban kepabeanan dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan institusi pemerintah tanpa verifikasi.

Sebagai langkah pencegahan, Bea Cukai mengampanyekan gerakan STOP, CEK, LAPOR! STOP berarti tidak terburu-buru mentransfer uang. CEK berarti memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi. LAPOR berarti menyampaikan dugaan penipuan agar dapat segera ditindaklanjuti dan mencegah korban lain berjatuhan. Informasi lengkap mengenai ciri-ciri penipuan dan kanal pelaporan tersedia di laman www.beacukai.go.id/amanbersama.

Budi juga menekankan pentingnya literasi digital di tengah maraknya kejahatan siber. Menurutnya, rayuan bisa datang kapan saja, tetapi kewaspadaan tak boleh lengah. Jangan sampai janji.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan Bea Cukai. Jangan ragu melakukan pengecekan melalui kanal resmi dan segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan. Kewaspadaan bersama adalah kunci untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita,” pungkasnya. (ipo)

Tags: Bea Cukaikepabeananpenipuan

Berita Terkait.

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Nasional

Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 18:47
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Nasional

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara-Negara Tetangga untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 17:44
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Satu Beasiswa Indonesia Satukan Data, Cegah Mahasiswa Terima Beasiswa Dobel

Rabu, 16 September 2026 - 17:29
Buka LRT Manggarai-Kelapa Gading, Prabowo Selipkan Doa dan Penanganan KMP Virgo Transport 8
Nasional

Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 16:34
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Resmi Berdiri, Ditjen Pesantren Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

Rabu, 16 September 2026 - 16:04
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?

Rabu, 16 September 2026 - 15:13

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1661 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.