INDOPOSCO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat volume sampah selama bulan puasa mengalami peningkatan hingga 20 ton per hari, di mana peningkatan terjadi di sejumlah pusat jajanan untuk berbuka puasa.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Limbah B3 DLH Cianjur Wandi di Cianjur, Rabu (25/2/2026), mengatakan hari biasa volume sampah yang masuk ke TPAS Mekarsari sekitar 200 ton per hari dan saat libur mencapai 400 ton per hari didominasi limbah organik dan rumah tangga.
“Jumlah tersebut bertambah sekitar 20 ton setiap harinya selama bulan puasa, di mana penumpukan terlihat di sejumlah titik yang dijadikan pusat jajanan berbuka puasa di wilayah perkotaan Cianjur, terutama saat malam,” katanya.
Untuk memastikan seluruh sampah terangkut tepat waktu, pihaknya memaksimalkan 24 armada truk pengangkut sampah, dan menambahkan jadwal pengangkutan menjadi lima kontainer dengan kapasitas empat ton.
Jadwal penarikan sampah sudah dimulai pukul 20.00-23.00 WIB dan pukul 02.00-05.00 WIB, sedangkan mobil patroli beroperasi mulai pukul 06.00-16.00 WIB di mana penyimpanan sampah di Tempat Pembuangan Sementara pada pukul 20.00 sampai 24.00 WIB.
“Kami meminta masyarakat untuk membuang sampah ke TPS terdekat dengan jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga tidak terjadi penumpukan ketika pagi hari,” katanya.
Pihaknya menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya volume sampah selama bulan puasa, serta memastikan pembuangan sampah tepat waktu guna antisipasi penumpukan.
“Seperti tahun sebelumnya saat bulan puasa volume sampah mengalami peningkatan selama bulan puasa hingga Lebaran, berbagai cara dilakukan termasuk melakukan pengolahan sampah langsung di lingkungan tempat tinggal,” katanya.
Selama bulan puasa lebih dari 150 orang tenaga kebersihan tetap menjalankan tugasnya membersihkan sampah di setiap sudut kota, termasuk di sejumlah titik rawan terjadi penumpukan sampah pada petang hari saat pusat kuliner mulai beroperasi. (ney)











