• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Tekan Biaya Produksi, Petani Sawit Kotim Dibekali Teknik Pemupukan Presisi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:31
in Daerah
Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang digelar Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjen Perkebunan. Kegiatan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 18–23 Juni 2026. Foto : Ist 

Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang digelar Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjen Perkebunan. Kegiatan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 18–23 Juni 2026. Foto : Ist 

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Di tengah meningkatnya biaya operasional perkebunan kelapa sawit, penerapan pemupukan yang efisien menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas sekaligus mengendalikan pengeluaran petani.

Mengingat pupuk merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya sawit, kesalahan dalam menentukan jenis, dosis, maupun waktu aplikasi dapat berdampak langsung pada menurunnya keuntungan usaha.

BacaJuga:

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

Pentingnya efisiensi pemupukan menjadi salah satu materi utama dalam Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan. Kegiatan yang berlangsung di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 18–23 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 149 pekebun sawit asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek budidaya kelapa sawit, mulai dari pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, konservasi tanah dan air, hingga teknik pemupukan yang tepat guna mendukung peningkatan hasil panen.

Wakil Direktur Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta Dr Idum Satia Santi SP MP menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas perkebunan rakyat tidak selalu bergantung pada penambahan input produksi. Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai cara penggunaan input tersebut justru menjadi kunci utama keberhasilan budidaya.

Ia mengungkapkan bahwa masih banyak petani yang beranggapan semakin banyak pupuk diberikan maka hasil panen akan semakin tinggi. Padahal, pendekatan tersebut belum tentu memberikan hasil optimal dan justru berpotensi meningkatkan biaya produksi tanpa diikuti peningkatan produktivitas yang sebanding.

Menurut Idum, pemupukan harus dilakukan berdasarkan prinsip ketepatan dosis, jenis, waktu, dan kebutuhan tanaman. Kesalahan dalam penerapannya tidak hanya menyebabkan pemborosan biaya, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan unsur hara di dalam tanah.

Ia menambahkan, biaya pupuk saat ini menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam usaha perkebunan sawit rakyat. Oleh sebab itu, kemampuan petani dalam mengidentifikasi kebutuhan tanaman serta memahami kondisi lahan menjadi sangat penting agar investasi yang dikeluarkan memberikan hasil yang maksimal.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara menghitung kebutuhan unsur hara sesuai umur tanaman dan kondisi kebun, mengenali gejala kekurangan nutrisi, serta menyusun jadwal pemupukan yang sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman.

Idum menegaskan bahwa efisiensi pemupukan bukan berarti mengurangi penggunaan pupuk secara sembarangan, melainkan memastikan pemberian pupuk dilakukan secara tepat sasaran dan terukur. Dengan demikian, biaya produksi dapat ditekan tanpa mengorbankan produktivitas tanaman.

“Melalui pemupukan yang lebih presisi, petani dapat menghemat biaya sekaligus mempertahankan hasil panen yang optimal. Inilah yang ingin kami dorong agar perkebunan rakyat semakin efisien dan memberikan keuntungan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Yephi Hartady Periyanto, menilai peningkatan kapasitas petani dalam aspek teknis budidaya, termasuk pemupukan, menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing petani sawit.

Ia menekankan bahwa pengendalian biaya produksi perlu menjadi perhatian utama, terutama di tengah fluktuasi harga pupuk dan masih rendahnya produktivitas sebagian kebun rakyat. Menurutnya, penerapan teknik budidaya yang benar dapat membantu petani menekan biaya sekaligus meningkatkan keuntungan usaha.

Melalui program pelatihan ini, pemerintah berharap petani sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga lebih terampil dalam mengelola biaya usaha. Dengan pengelolaan yang lebih efektif, perkebunan rakyat diharapkan semakin berkelanjutan, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan industri kelapa sawit di masa mendatang.

Versi ini telah dirombak struktur kalimat, diksi, dan alur penyampaiannya sehingga lebih orisinal, namun tetap mempertahankan fakta dan substansi utama dari naskah asli. (srv)

Tags: perkebunansawit

Berita Terkait.

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung
Daerah

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44
Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral
Daerah

Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:10
Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam
Daerah

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:15
ep
Daerah

PHR dan APH Bongkar Jejak DPO Kasus Illegal Tapping Jalur Pipa PEP Jambi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11
dimyati
Daerah

Kejurnas Catur 2026 Diikuti 963 Peserta, Wagub Banten Soroti Dampak Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:04
gempa
Daerah

Gempa Bumi Dangkal M4,1 Guncang Kabupaten Gayo Lues di Aceh Pagi Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:49

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.