• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PYC Bahas Kesiapan Rantai Pasok Biodiesel, Soroti Tantangan B40 hingga B90

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 25 Februari 2026 - 18:51
in Ekonomi
Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menyelenggarakan kegiatan PYC Talks Volume 1 bertema "Diseminasi Studi: Analisis Rantai Pasok Biodiesel". Foto : Dokumen PYC

Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menyelenggarakan kegiatan PYC Talks Volume 1 bertema "Diseminasi Studi: Analisis Rantai Pasok Biodiesel". Foto : Dokumen PYC

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menggelar PYC Talks Volume 1 dengan tema “Diseminasi Studi: Analisis Rantai Pasok Biodiesel” pada Rabu (25/2/2026). Forum ini menjadi ajang pemaparan hasil kajian mengenai kesiapan rantai pasok biodiesel nasional dalam mendukung target bauran energi.

Ketua Umum PYC, Filda C. Yusgiantoro, menyampaikan bahwa biodiesel merupakan instrumen strategis untuk menekan ketergantungan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM). Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada dukungan regulasi dan koordinasi lintas sektor.

BacaJuga:

Pendapatan Melonjak, Patra Jasa Kian Agresif Ekspansi Aset

Norman Ginting Jadi Plt Ketua METI, Fokus Genjot Ekosistem Energi Hijau

AAMRA Perkuat Ekspor Indonesia dan Percepat Arus Barang di ASEAN

Menurutnya, tantangan utama rantai pasok biodiesel mencakup produktivitas lahan kelapa sawit, alokasi crude palm oil (CPO), hingga kesiapan infrastruktur distribusi dari hulu ke hilir.

Dalam pidato kunci, Direktur Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Edi Wibowo, menegaskan bahwa program mandatori biodiesel menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis bahan bakar nabati. Ia mengingatkan tingginya kebutuhan CPO untuk sektor pangan dan ekspor juga harus menjadi pertimbangan dalam kebijakan ini.

Pada sesi panel, PYC bersama Institute for Research on Energy and Environment Management (IREEM) memaparkan hasil studi berbasis pendekatan system dynamics untuk memproyeksikan kemampuan rantai pasok biodiesel.

Research Coordinator PYC, Massita Ayu Cindy, menjelaskan bahwa kebijakan mandatori B40 direkomendasikan tetap menjadi skenario dasar (baseline). Berdasarkan hasil pemodelan, pada skenario B40 rasio pasokan dan permintaan biodiesel diperkirakan turun di bawah 100 persen sekitar tahun 2042.

Sebaliknya, peningkatan campuran ke B50 hingga B90 dinilai berpotensi mempercepat tekanan terhadap sistem, bahkan membuka kemungkinan defisit pasokan sejak 2030.

Diskusi turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Pertanian, LEMIGAS, APKASINDO, serta GAIKINDO.

Perwakilan Kementerian Pertanian menekankan pentingnya pembenahan tata kelola sektor hulu sawit sebagai fondasi keberlanjutan program biodiesel. Sementara itu, APKASINDO menyoroti aspek produksi, LEMIGAS memaparkan uji teknis kompatibilitas mesin, dan GAIKINDO mengapresiasi inovasi industri biodiesel nasional yang dinilai semakin kompetitif di pasar global.

Kegiatan ini dihadiri oleh 85 peserta dari unsur pemerintah, industri, asosiasi, dan NGO, serta ditutup dengan diskusi interaktif. PYC menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan energi berkelanjutan berbasis kajian ilmiah dan sejalan dengan tujuan pembangunan nasional. (eva)

Tags: B40B90BiodieselPYC

Berita Terkait.

patra
Ekonomi

Pendapatan Melonjak, Patra Jasa Kian Agresif Ekspansi Aset

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:45
norman
Ekonomi

Norman Ginting Jadi Plt Ketua METI, Fokus Genjot Ekosistem Energi Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:17
bc
Ekonomi

AAMRA Perkuat Ekspor Indonesia dan Percepat Arus Barang di ASEAN

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:06
oki
Ekonomi

Panggung Global Memanas, Indonesia Tawarkan Ladang Peluang Migas Raksasa

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:14
BPS: Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia
Ekonomi

BPS: Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:41
geely
Ekonomi

Geely Auto Perkenalkan Inovasi Robotaxi dan Teknologi AI di Auto China 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.