• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Realisasi Program SMK Go Global: 60 Pekerja Terampil Diberangkatkan ke Malaysia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 24 Februari 2026 - 18:18
in Nasional
dirjen

Dirjen Promosi Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) Kementerian P2MI Dwi Setiawan Susanto (tengah) memberikan keterangan soal penempatan 60 orang lulusan SMK ke Malaysia. Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 60 lulusan SMK bakal diberangkatkan ke Malaysia melalui program SMK Go Global yang digagas oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI). Program itu menjadi langkah strategis pemerintah menyalurkan tenaga kerja terampil Indonesia ke pasar internasional.

Dirjen Promosi Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) Kementerian P2MI Dwi Setiawan Susanto menyatakan, sejumlah lulusan SMK bakal ditempatkan di bidang manufaktur. Ia menekankan kualifikasi khusus mutlak diperlukan bagi mereka yang hendak menjadi pekerja migran.

BacaJuga:

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

“Nah, SMK-nya tentu SMK-SMK yang sejalan dengan bidang-bidang keahlian ini. Tapi karena mereka ini sebagai pekerja migran, tentu harus mempunyai kualifikasi yang khusus,” kata Dwi Setiawan di kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Wilayah DKI Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (24/2/2026).

Ia mengatakan, seluruh biaya persiapan penguasaan keterampilan dan penempatan tersebut didukung melalui kerja sama dengan otoritas Malaysia.

“Semua biaya-biaya untuk keperluan persiapan kompetensi dan penempatan ini itu di-support, berkolaborasi dengan pihak negara Malaysia,” ucap Dwi Setiawan.

Menurutnya, bekerja ke luar negeri memberikan kesempatan bagi pekerja mengembangkan diri, baik melalui pengalaman kerja global maupun peningkatan kompetensi diri seperti keterampilan teknis, komunikasi, dan pendidikan.

“Jadi, mereka mendapat pengalaman, bisa pengalaman bekerja di lintas negara, di perusahaan-perusahaan yang juga tentunya perspektifnya global,” jelas Dwi Setiawan.

Lebih dari sekadar kesempatan bekerja, program ini diharapkan menjadi katalisator bagi kesejahteraan dan kompetensi yang berkelanjutan.

“Jadi mereka benar-benar pejuang pekerja migran yang sebagian hasil kerjanya itu memang untuk membangun Indonesia,” ucap Dwi Setiawan.

“Jadi kesempatan untuk belajar, menimba pengalaman, sekaligus juga membangun desanya, membangun daerahnya melalui profesi sebagai pekerja migran,” tambahnya.

Pemerintah menetapkan target penempatan pekerja migran yang signifikan pada tahun 2026, yakni sebanyak 500 ribu orang, dengan proporsi 300 ribu di antaranya diproyeksikan berasal dari lulusan SMK.(dan)

Tags: MalaysiapekerjaProgram SMK Go Global

Berita Terkait.

Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03
Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri
Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Senin, 11 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.