• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03
in Nasional
Ilustrasi budaya reog. Foto: Dokumen Kemenbud

Ilustrasi budaya reog. Foto: Dokumen Kemenbud

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tekstologi itu ilmu yang mempelajari sejarah, keaslian, dan ragam isi teks, ternyata memiliki peran sangat penting dalam membangun karakter bangsa.

Pernyataan tersebut diungkapkan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Darmoko dalam keterangan, Senin (11/5/2026). Ia menegaskan, bahwa naskah-naskah kuno perlu terus direvitalisasi, dan tekstologi memudahkan penanaman karakter bangsa, sejarah dan kearifan lokal.

BacaJuga:

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

“Dengan mengkaji dan menyajikan teks sastra secara akurat, tekstologi memudahkan penanaman karakter bangsa, sejarah, serta kearifan lokal yang membentuk kepribadian bangsa yang beradab,” ujar Darmoko.

“Revitalisasi ini agar naskah kuno tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Baik melalui kajian akademis, perubahan bentuk penyajian, maupun pemindahan ke media baru,” imbuhnya.

Ia menambahkan, ilmu tekstologi ini juga berperan menyelamatkan warisan budaya dari kepunahan lewat penyusunan edisi kritis naskah kuno. “Berbeda dengan kodikologi yang meneliti sisi fisik naskah, tekstologi membedah sejarah teks, perubahan isi sepanjang masa, kesalahan penyalinan, serta nilai budaya dan gagasan masyarakat masa lalu yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Lebih jauh Darmoko mengungkapkan, pendekatan yang dikembangkan tidak hanya terbatas pada kajian klasik, tetapi juga menghubungkan isi teks kuno dengan isu sosial, politik, dan budaya masa kini.

“Lewat pendekatan ini, sastra Jawa kuno bisa disajikan kembali lewat pertunjukan, film, hingga media digital agar tetap dekat dengan generasi muda,” ungkapnya.

Ia menuturkan, tekstologi Jawa berfungsi menjembatani tradisi dan modernitas. Melalui analisis kritis, ilmu ini membuka ruang penafsiran ulang nilai lokal dalam konteks dunia, sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa serta memperkaya khazanah ilmu humaniora.

“Gagasan ini selaras dengan pesan KGPAA Mangkunagara IV dalam Kitab Wedhatama Pupuh Pocung yang menyebutkan bahwa ilmu pengetahuan harus dibuktikan lewat tindakan nyata, tulus, dan mampu mengendalikan hawa nafsu,” terangnya. (nas)

Tags: bangsakarakterkarakter bangsaNaskah KunoTekstologi

Berita Terkait.

Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri
Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Senin, 11 Mei 2026 - 22:31
Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia
Nasional

Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 22:16

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.