• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Industri Perbankan Solid, BRI Soroti Sikap Wait and See Dunia Usaha

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:38
in Nasional
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi (kanan) dan Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, di sela acara Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada Kamis (19/2/2026). Foto: Dokumen BRI

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi (kanan) dan Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, di sela acara Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada Kamis (19/2/2026). Foto: Dokumen BRI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Hery Gunardi, mengatakan industri perbankan nasional masih memiliki fundamental yang solid dengan likuiditas dan permodalan yang memadai untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan.

Namun, akselerasi penyaluran kredit saat ini terhambat dari sisi permintaan (demand) akibat sikap wait and see dunia usaha dan daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya, menurut Hery, saat acara Economic Outlook 2026 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis (19/2/2026).

BacaJuga:

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat 11,4 persen year on year (YoY), Loan-to-Deposit Ratio (LDR) di 84 persen, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri tetap kuat di level 26 persen, jauh di atas ambang batas regulator. Meski likuiditas tersedia, realisasi kredit tertahan karena kehati-hatian nasabah individu dan dunia usaha.

Data Bank Indonesia menunjukkan penurunan permintaan kredit baru di hampir semua segmen, termasuk kredit konsumsi dari 62,9 persen menjadi 13,4 persen dan segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari 78,4 persen menjadi 58,8 persen, dengan undisbursed loan rata-rata naik menjadi 10,22 persen.

Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) UMKM meningkat sejak Desember 2024, menunjukkan arus kas pelaku usaha kecil belum pulih, sehingga perbankan perlu pendekatan selektif berbasis mitigasi risiko. Perlambatan juga dipengaruhi melemahnya sektor manufaktur, perdagangan, dan pertanian yang menjadi penyumbang utama produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja.

Moderasi kredit bukan semata karena likuiditas. Hery menekankan perlunya diversifikasi pembiayaan ke sektor bernilai tambah tinggi untuk mengurangi sensitivitas terhadap siklus ekonomi. Meski pemerintah telah menyalurkan Rp200 triliun likuiditas tambahan, akselerasi kredit bergantung pada keyakinan pelaku usaha.

Hery menambahkan kebijakan fiskal dan moneter saat ini pro-growth, namun optimisme belum sepenuhnya tercermin dalam percepatan ekspansi riil. Fokus ke depan perlu bergeser dari narasi optimisme ke akselerasi implementasi yang dirasakan dunia usaha.

Perbankan, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) termasuk BRI, tetap mendukung program strategis nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis, Program 3 Juta Rumah, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan kredit, penghimpunan DPK, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan daya beli masyarakat. (adv)

Tags: BBRIbrikinerja keuangankredit perbankanMakro EkonomiOJK

Berita Terkait.

sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27
demonstrasi
Nasional

Students Begin Gathering Outside House of Representatives Building This Afternoon, Raising Issues from Free Nutritious Meals Program to Fuel Prices

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:48
rini
Nasional

Bahas Reformasi Sektor Publik, Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Kapasitas SDM Pemerintahan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7138 shares
    Share 2855 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Amerika Serikat memetik kemenangan krusial 2-0 atas Timnas Australia dalam pertandingan kedua Grup D Piala...

SelengkapnyaDetails
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.