• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendag Dorong UMKM Tembus Australia Lewat Bootcamp Ekspor

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 20 Februari 2026 - 06:16
in Nasional
kemendag

Salah satu gerai produk kopi Indonesia yang ikut serta dalam pameran Melbourne International Coffee Expo (MICE) di Melbourne, Australia pada Selasa (14/5/2024). (ANTARA/HO-Kemendag)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia melalui Atase Perdagangan (Atdag) Canberra meluncurkan bootcamp ekspor yang bertujuan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar Australia dan Pasifik.

Melalui pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/2/2026), Atdag Canberra menyampaikan bahwa program bertajuk “After Sahur Export Bootcamp: Program 30 Hari Tembus Australia & Pasifik” tersebut berlangsung pada 18 Februari-19 Maret 2026.

BacaJuga:

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Program ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Australia, New Zealand, dan Pasifik melalui pendekatan peningkatan kapasitas, literasi ekspor, serta optimalisasi jejaring diaspora sebagai mitra penetrasi pasar.

Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Harispp⁰ Setiawan, menegaskan bahwa tantangan utama UMKM Indonesia bukan semata pada kualitas produk, tetapi pada belum meratanya literasi ekspor dan pemahaman tahapan prosedural internasional.

Agung menuturkan bahwa banyak pelaku usaha belum memahami secara komprehensif identifikasi HS Code, standar biosekuriti Australia, struktur harga internasional, manajemen risiko logistik, hingga strategi negosiasi kontrak dagang.

“Oleh karena itu, penguatan literasi ekspor sejak dini menjadi kunci agar pelaku usaha tidak melakukan kesalahan prosedural pada saat pengiriman perdana maupun dalam membangun kontrak dagang jangka panjang,” katanya.

Atdag Canberra menyampaikan program “After Sahur Export Bootcamp” dilaksanakan secara maraton selama 30 hari berturut-turut dengan pendekatan bertahap dan terstruktur.

Setiap sesi dirancang singkat namun intensif, dilaksanakan setiap pagi selama bulan Ramadhan, sehingga peserta membangun pemahaman secara progresif mulai dari transformasi mindset lokal ke global, pemetaan kesiapan produk, pemanfaatan perjanjian dagang, analisis pasar Australia dan Pasifik, hingga aspek teknis.

Pada dua hari pertama pelaksanaan, lebih dari 300 pelaku UMKM dan diaspora berpartisipasi melalui platform Zoom serta siaran langsung kanal YouTube resmi Atdag Canberra.

Melihat tren partisipasi serta keberlanjutan publikasi konten edukatif harian selama 30 hari, Atdag menargetkan program ini mampu menjangkau hingga total 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta jejaring diaspora di kawasan Australia dan Pasifik.

Australia merupakan mitra strategis Indonesia dengan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 1,7 dolar AS triliun dan nilai impor tahunan lebih dari 280 miliar dolar AS. Total perdagangan Indonesia-Australia pada 2024 berada di kisaran 15 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia sekitar 5-6 miliar dolar.

Kemendag meyakini ruang penetrasi pasar untuk Australia masih besar, terutama dengan adanya Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah diimplementasikan sejak 5 Juli 2020.

IA-CEPA memberikan akses tarif 0 persen bagi sekitar 99 persen pos tarif ekspor Indonesia ke Australia, membuka peluang signifikan bagi produk pangan olahan, alas kaki, furnitur, tekstil, produk halal, hingga jasa digital.

Selain Australia, New Zealand dengan PDB sekitar 250 miliar dolar AS, serta negara-negara Pasifik seperti Papua Nugini dengan nilai impor sekitar 6 miliar dolar AS per tahun dan Fiji sekitar 2-3 miliar dolar AS per tahun — menawarkan peluang ekspor yang prospektif, khususnya pada produk pangan, consumer goods, dan bahan konstruksi. (ney)

Tags: AustraliaBootcamp EksporKemendagUMKM

Berita Terkait.

mbg
Nasional

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12
utt
Nasional

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03
tito
Nasional

Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53
Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nasional

Wamendiktisaintek: Pendidikan Vokasi Harus Jamin Lulusan Siap Kerja

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:27

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1117 shares
    Share 447 Tweet 279
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.