INDOPOSCO.ID – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali membuktikan komitmennya di bidang kesehatan masyarakat, terutama dalam mengurangi jumlah kebutaan akibat katarak di Indonesia.
Kali ini, Sido Muncul bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat dan Rumah Sakit Maranatha, mengadakan operasi katarak gratis untuk 200 penderita katarak di wilayah Bandung dan sekitarnya, pada Senin, 2 Februari 2026.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat kepada Direktur Utama RS Maranatha, dr. Ferdinan Sutejo, MMR, disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bandung, dr. Hj. Yuli Irnawati Mosjasari, M.M. dan Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama, Komunikasi, dan Edukasi Masyarakat Perdami Pusat, Dr. dr. Trilaksana Nugroho. M.Kes. Sp.M(K). FISCM.. FICS.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan bahwa adanya bakti sosial operasi katarak gratis ini dapat membantu mengurangi angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.
“Sejak tahun 2011, Sido Muncul bekerjasama dengan Perdami telah mengoperasi lebih dari 57.000 mata di seluruh Indonesia. Tahun lalu, kami sudah mengoperasi sebanyak 1.050 penderita katarak. Tahun ini, Sido Muncul akan terus konsisten melakukan operasi katarak gratis, apalagi penderita katarak di Indonesia masih mencapai puluhan hingga ratusan ribu,” ujar Irwan Hidayat.
Irwan menjelaskan bahwa keberlanjutan usaha tidak semata-mata diukur dari besarnya bisnis, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat.
“Sebuah usaha bisa sukses dan langgeng kalau bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini cara saya berpromosi sambil membantu. Jadi, saya menggunakan seluruh kemampuan dana Sido Muncul untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat kepada masyarakat,” jelas Irwan.
“Kalau kata orang yang kami lakukan saat ini adalah CSR, tapi sebenarnya ini lebih dari itu. Dana yang digunakan bukan hanya dari CSR, tetapi juga dari anggaran iklan. Semua kegiatan yang kami jalankan bertujuan untuk memberi kontribusi mulai dari iklan yang mempromosikan pariwisata, operasi katarak, operasi bibir sumbing serta bantuan penanganan stunting,” tambah Irwan.
Irwan juga berharap para penderita katarak tidak memiliki kekhawatiran dan persepsi negatif mengenai operasi katarak, agar katarak pada mata mereka dapat segera tertangani.
“Kesehatan mata adalah faktor penting penentu kualitas hidup seseorang. Kalau orang itu sudah kehilangan penglihatan, 50 persen kualitas hidupnya hilang. Semoga operasi katarak ini tidak menjadi hal yang menakutkan untuk masyarakat, khususnya para penderita katarak, karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi. Begitu selesai operasi, maka bisa langsung kembali melihat,” ujar Irwan.
Pelaksanaan operasi katarak gratis merupakan bagian dari komitmen Sido Muncul untuk membantu mengurangi jumlah angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.
Selain operasi katarak gratis, Sido Muncul juga konsisten menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) lainnya, seperti program operasi bibir sumbing gratis hingga memberikan bantuan untuk anak-anak penderita stunting di berbagai wilayah di Indonesia. (adv)











