• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Petahana Diunggulkan di 2029, Duel Banteng vs Gajah Dinilai Sekadar Gimik Politik

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 17 Februari 2026 - 10:13
in Politik
Ilustrasi - Logo PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditampilkan berdampingan. Pengamat menilai polemik kedua partai lebih menjadi noise politik ketimbang cerminan peta kekuatan nasional. Foto: Istimewa

Ilustrasi - Logo PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditampilkan berdampingan. Pengamat menilai polemik kedua partai lebih menjadi noise politik ketimbang cerminan peta kekuatan nasional. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Persaingan politik yang mulai dipanaskan dengan narasi “Banteng vs Gajah” menjelang Pemilu 2029 dinilai terlalu dibesar-besarkan. Analis komunikasi politik Hendri Satrio justru melihat arah pertarungan politik nasional sudah bisa ditebak jika melihat pola sejarah politik Indonesia.

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, publik seharusnya tidak terjebak pada dikotomi pertarungan antarpartai, karena ada satu faktor dominan yang berulang kali terbukti sulit dikalahkan dalam sejarah pemilu Indonesia, petahana.

BacaJuga:

DPD RI Dorong Rindekraf Berdampak Nyata bagi Daerah

Efisiensi Bukan Alasan Tunda Pilkades, Ini Bahaya jika Kades Habis Masa Jabatan Tetap Berkuasa

Luruskan Pidato Politiknya, AHY Tegaskan Demokrat di Belakang Prabowo

“Saya bingung mengapa masyarakat begitu meributkan ‘banteng vs gajah’ di Pemilu 2029, padahal jelas sekali berkaca dari sejarah yang menang 2029 itu garuda alias petahana saat ini,” ujar Hensa melalui gawai, Selasa (17/2/2029).

Hensa menilai, status petahana memberikan keuntungan struktural yang sangat besar. Tingkat pengenalan publik yang sudah tinggi, rekam jejak kebijakan, hingga jaringan elite politik membuat petahana memiliki modal elektoral yang tidak dimiliki penantang.

Ia menekankan, pola kemenangan petahana bukan sekadar teori, tetapi sudah berulang kali terjadi dalam pemilu nasional. Konsolidasi kekuasaan di periode pertama sering kali menjadi batu loncatan kuat menuju kemenangan periode kedua.

“Pola-pola itu menurut saya sudah teruji beberapa waktu belakangan, PDI Perjuangan dengan Jokowi unggul besar dari 2014-2024 bahkan ia masih memenangi Pileg, Demokrat dengan SBY di periode 2004-2014 pun juga sama bahkan kursinya melonjak di DPR saat Pemilu 2009,” kata Hensa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa petahana juga memiliki keunggulan strategis dalam memanfaatkan kebijakan yang dampaknya cepat dirasakan publik. Momentum program populis menjelang pemilu kerap menjadi senjata elektoral yang efektif.

Namun, Hensa mengingatkan bahwa keunggulan itu bukan tanpa risiko. Faktor eksternal seperti krisis ekonomi atau skandal politik besar tetap bisa menggoyang dominasi petahana.

“Posisi petahana itu lebih mudah memanfaatkan momentum kebijakan yang terasa langsung ke pemilih, tapi dengan catatan bahwa keunggulan ini tetap bisa goyah jika terjadi guncangan besar seperti krisis ekonomi atau skandal politik yang merusak legitimasi,” tutur founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Dengan berbagai faktor tersebut, Hensa menilai polemik pertarungan PDI Perjuangan versus Partai Solidaritas Indonesia terlalu prematur dan kurang relevan jika melihat peta kekuatan nasional yang lebih luas. Menurutnya, narasi konflik kedua partai itu lebih banyak menjadi noise (kegaduhan) politik yang ramai di ruang publik, tetapi belum tentu mencerminkan dinamika kekuatan politik yang sesungguhnya di tingkat nasional.

Ia juga menilai PSI masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam membangun basis massa akar rumput, meski dikaitkan dengan pengaruh Joko Widodo.

“Meski ada Jokowi yang disebut akan membantu, namun itu menurut saya belum cukup untuk melawan PDI Perjuangan yang saat Pemilu 2024 tetap menjadi pemenang Pileg,” tambahnya. (her)

Tags: Duel Banteng Vs GajahHendri SatrioHensaPDIPPilpres 2029PSI

Berita Terkait.

UMKM
Politik

DPD RI Dorong Rindekraf Berdampak Nyata bagi Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 11:24
kades
Politik

Efisiensi Bukan Alasan Tunda Pilkades, Ini Bahaya jika Kades Habis Masa Jabatan Tetap Berkuasa

Kamis, 10 September 2026 - 15:05
ahy
Politik

Luruskan Pidato Politiknya, AHY Tegaskan Demokrat di Belakang Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 22:52
demokrat
Politik

Singgung Demokrasi yang Baik, Prabowo Sebut Demokrat Beri Contoh Tidak Caci Maki dan Bakar-Bakar

Rabu, 9 September 2026 - 22:32
bagja
Politik

Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Gandeng BSSN Perkuat Pertahanan Siber

Rabu, 9 September 2026 - 18:41
AHY
Politik

Soal Pidato AHY yang Disorot Golkar, Demokrat: Kuncinya Tanggung Jawab kepada Rakyat

Selasa, 8 September 2026 - 15:25

OLAHRAGA

asean
Olahraga

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 14 September 2026 - 11:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan pentingnya menjaga keramahan bangsa saat Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN...

SelengkapnyaDetails
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1475 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    934 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Bantu Tekan Abrasi Pesisir, BRIN Sulap Limbah Plastik Jadi Eco Hex Brick

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.