• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat: Partai Politik Harus Bertanggung Jawab jika Kadernya Terjerat Korupsi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Februari 2026 - 15:05
in Headline
iwan

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. Foto: ANTARA/HO-IPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai efektivitas rekrutmen politik di Indonesia bergantung pada keseriusan partai politik dalam melahirkan kepala daerah yang berkualitas, berprestasi, dan berintegritas.

“Soal efektivitas evaluasi rekrutmen politik di tingkat kepala daerah tergantung sejauh mana partai politik punya komitmen untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas tinggi,” kata Iwan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

BacaJuga:

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

Usai Tragedi Bekasi Timur, DPR Dorong Percepatan Pembangunan Double-Double Track

Prabowo Janjikan Regulasi Pro-Buruh dan Rp500 Triliun Perlindungan Sosial

Menurut Iwan, reformasi sistem rekrutmen politik perlu dituangkan dalam bentuk regulasi. Ia mendorong agar hasil evaluasi rekrutmen calon kepala daerah dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Partai Politik (UU Parpol) dan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

“Evaluasi rekrutmen politik harus dikonkretkan dalam revisi undang-undang, supaya partai politik punya kewajiban hukum untuk menaatinya dan menghindari praktik politik uang,” ujarnya.

Iwan menegaskan bahwa partai politik memegang tanggung jawab moral sekaligus materiil dalam proses pengusungan calon kepala daerah. Menurutnya, parpol tidak bisa lepas tangan jika kader atau calon yang diusung terbukti melakukan pelanggaran hukum.

“Partai politik harus ikut bertanggung jawab ketika kader yang mereka usung wanprestasi atau bahkan terjerat kasus korupsi. Harus ada sanksi yang tegas bagi partainya, bisa berupa sanksi administrasi atau bentuk lain,” tegasnya.

Ia menilai tanggung jawab moral parpol penting untuk mencegah munculnya pemimpin daerah yang menyalahgunakan kekuasaan. Dengan begitu, rekrutmen politik tidak hanya berorientasi pada elektabilitas, tetapi juga pada rekam jejak dan integritas calon.

Sebelumnya, Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), juga menyoroti pentingnya evaluasi sistem rekrutmen politik kepala daerah. Ia menyebut langkah tersebut mendesak dilakukan untuk menekan maraknya kasus korupsi di pemerintahan daerah.

Bima mengatakan pemerintah sudah berulang kali melakukan pembinaan dan pencegahan, namun kasus korupsi kepala daerah tetap tinggi.

“Kami sudah kehabisan kata-kata terkait banyaknya kepala daerah yang melakukan tindak pidana korupsi,” ujarnya di Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan, instrumen pencegahan sudah tersedia, tetapi imbauan saja tidak cukup. Karena itu, mekanisme rekrutmen politik perlu dibenahi secara mendasar agar melahirkan pemimpin daerah yang bersih dan berintegritas. (dam)

Tags: Kaderkorupsipartai politikPengamat

Berita Terkait.

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini
Headline

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:33
gerbong
Headline

Usai Tragedi Bekasi Timur, DPR Dorong Percepatan Pembangunan Double-Double Track

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:24
wooo
Headline

Prabowo Janjikan Regulasi Pro-Buruh dan Rp500 Triliun Perlindungan Sosial

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:39
pidatoo
Headline

Pidato Panas Prabowo di May Day: Tuntut Bagi Hasil Ojol Minimal 92 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:13
dpr
Headline

6.678 Personel Aparat Disiapkan Amankan Aksi May Day di DPR

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35
mayday
Headline

Disambut Gelak Tawa, Candaan Prabowo ke Pramono Anung Cairkan Panggung May Day

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    1811 shares
    Share 724 Tweet 453
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1563 shares
    Share 625 Tweet 391
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.