• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Soroti Dugaan Mafia Emas-Perak Antam, DPR Minta Distribusi Dibersihkan

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:13
in Ekonomi
emas

Suasana di butik Antam. Foto : ANTARA/ Indrianto Eko

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Aimah Nurul Anam, menyoroti dugaan praktik mafia dalam tata niaga emas dan perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Sorotan itu disampaikannya dalam pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI bersama sejumlah BUMN sektor pertambangan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (12/2/2026).

Dalam forum tersebut, Mufti secara langsung meminta Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Untung Budiharto, untuk membenahi persoalan distribusi dan integritas perdagangan produk logam mulia Antam yang dinilai merugikan masyarakat.

BacaJuga:

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

“Ketika harga emas naik signifikan dan permintaan tinggi, masyarakat harus antre berjam-jam di butik Antam, tetapi barangnya sering tidak tersedia. Sementara di gerai atau toko tertentu, stok justru melimpah, bahkan dalam jumlah besar,” ujar Mufti.

Ia mengaku menerima berbagai laporan mengenai dugaan adanya perantara atau agen yang memiliki akses khusus sehingga bisa memperoleh pasokan dalam jumlah besar. Kondisi ini dinilai ironis karena masyarakat kecil kesulitan membeli emas 1 gram, sementara di tempat lain pembelian hingga kilogram tersedia.

Mufti juga menyoroti disparitas harga di pasar. Ia menyebut adanya praktik pembelian melalui perantara dengan tambahan biaya sekitar 5 persen dari harga resmi di situs Antam, yang kemudian dijual kembali dengan margin hingga 10 persen lebih tinggi.

“Ini harus didalami. Jangan sampai ada keterlibatan orang dalam. Antam harus menjaga integritasnya. BUMN bukan hanya mengejar keuntungan dan devisa negara, tetapi juga memastikan rakyat bisa mengakses produknya dengan mudah dan adil,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir perwakilan PT Danantara Asset Management, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), serta PT Borneo Alumina Indonesia. Mufti meminta manajemen Antam segera menunjukkan langkah konkret untuk memotong mata rantai distribusi yang diduga dikuasai mafia dan memberantas praktik spekulatif yang merugikan konsumen.

Selain emas, ia juga menyinggung kelangkaan produk perak Antam di gerai resmi. Menurutnya, kondisi perak bahkan lebih parah karena sulit ditemukan di butik resmi, namun tersedia dalam jumlah besar di pasar lain.

Mufti menegaskan, isu tersebut akan kembali dipertanyakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI mendatang guna memastikan adanya perbaikan nyata. Ia berharap kepemimpinan baru Antam mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi distribusi, serta menjaga marwah perusahaan sebagai BUMN strategis pengelola sumber daya mineral nasional demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (dil)

Tags: ANTAMDPR RIKomisi VIlogam mulia

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Ekonomi

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:33
Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:30
emas
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:08
Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3622 shares
    Share 1449 Tweet 906
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.