• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 3 Mei 2026 - 21:30
in Ekonomi
Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bayang-bayang tekanan terhadap rupiah tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Pada perdagangan pekan depan, mata uang Garuda diproyeksikan kembali melemah dan berpotensi menyentuh level Rp17.550 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, melihat tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, terutama dipicu oleh ketidakpastian global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

BacaJuga:

Catatan Wuling di GIIAS 2026: 3.290 SPK dan Dua Penghargaan

Ojol Masuk Kategori Usaha Mikro, Pemerintah Siapkan Segudang Manfaat

Perkuat Pendidikan Vokasi, AHBI Bekali Siswa dengan Teknologi Terkini Sepeda Motor Honda

“Kalau kita melihat kondisi saat ini, kemungkinan besar rupiah dalam perdagangan minggu depan bisa berada di kisaran Rp17.550 per dolar AS,” ujar Ibrahim melalui gawai, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, penguatan dolar AS saat ini bukan tanpa alasan. Arus dana global cenderung beralih ke aset yang dianggap lebih aman di tengah meningkatnya tensi geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, kehilangan daya tarik di mata investor.

“Faktor utama memang geopolitik. Tapi selain itu, ada juga pengaruh dari dinamika politik di Amerika, perang dagang, kebijakan bank sentral, hingga faktor supply dan demand,” jelasnya.

Tak hanya itu, kebijakan perdagangan AS juga menjadi variabel penting yang turut menekan pasar. Rencana penerapan tarif impor terhadap sejumlah negara mitra berpotensi memperkeruh suasana dan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan global.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak mentah dunia turut memperbesar kekhawatiran pelaku pasar. Jika tren kenaikan ini berlanjut, tekanan inflasi global bisa semakin tinggi dan memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga di level tinggi lebih lama.

Situasi tersebut pada akhirnya akan semakin memperkuat posisi dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia. Meski demikian, Ibrahim menilai ruang stabilisasi masih terbuka, terutama jika otoritas domestik bergerak responsif.

“Pergerakan rupiah ke depan sangat bergantung pada respons Bank Indonesia dan perkembangan global. Intervensi di pasar valas akan sangat menentukan agar pelemahan tidak semakin dalam,” tambahnya.

Dengan berbagai tekanan eksternal yang masih mendominasi, pelaku pasar kini menanti langkah strategis otoritas serta perkembangan situasi global dalam beberapa hari ke depan. (her)

Tags: dolar ASIbrahim Assuaibinilai tukar rupiah

Berita Terkait.

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Catatan Wuling di GIIAS 2026: 3.290 SPK dan Dua Penghargaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Ojol Masuk Kategori Usaha Mikro, Pemerintah Siapkan Segudang Manfaat

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Ekonomi

Perkuat Pendidikan Vokasi, AHBI Bekali Siswa dengan Teknologi Terkini Sepeda Motor Honda

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:03
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Ekonomi

ETF Emas Resmi Meluncur di BEI, Pegadaian Satu-satunya Bullion Bank Underlying Provider ETF Emas di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:20
briii
Ekonomi

BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak melalui Posyandu Matahari di Desa Brilian Hargobinangun Sleman

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:19
briiii
Ekonomi

Menjaga Asa di Surga Bahari, Dedikasi Mantri BRI untuk Masyarakat Wakatobi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:58

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.