• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Mei 2026 - 18:08
in Ekonomi
emas

Ilustrasi - Harga emas diproyeksikan bergerak fluktuatif pekan depan, dipengaruhi lima faktor global mulai dari geopolitik hingga kebijakan suku bunga. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergerakan harga emas diproyeksikan masih akan penuh gejolak pada pekan depan, seiring meningkatnya ketidakpastian global yang datang dari berbagai arah. Mulai dari konflik geopolitik hingga kebijakan moneter, semuanya menjadi bahan bakar volatilitas komoditas safe haven tersebut.

Pada perdagangan Minggu (3/5/2026), harga emas batangan Antam atau logam mulia tercatat berada di level Rp2.796.000 per gram. Sementara itu, harga emas dunia bertengger di atas US$4.600 per troy ons, menandakan tekanan sekaligus potensi lonjakan masih terbuka lebar.

BacaJuga:

Laba Bersih Samindo Resources Tembus USD17,47 Juta, Naik 53 Persen hingga Kuartal III-2026

5 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Produk di ASCOPE 2026, Buka Peluang Pasar Global

ESQ dan MUTU International Bersinergi Dorong Ekonomi Hijau dan Industri Halal Indonesia

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memaparkan bahwa arah harga emas dalam waktu dekat sangat bergantung pada dinamika global. Ia memperkirakan, jika tekanan mendominasi pasar, harga emas dunia bisa turun ke kisaran US$4.389 hingga US$4.520 per troy ons.

“Kalau terjadi koreksi, emas dunia bisa turun ke area US$4.389 sampai US$4.520. Dampaknya, harga logam mulia dalam negeri berpotensi menyentuh Rp2.750.000 hingga Rp2.786.000 per gram,” ujar Ibrahim melalui gawai, Minggu (3/5/2026).

Meski demikian, skenario sebaliknya juga terbuka. Jika ketegangan global semakin memanas dan permintaan meningkat, harga emas justru berpotensi melonjak. Dalam kondisi tersebut, emas dunia diproyeksikan bisa menembus level US$4.702 hingga US$4.851 per troy ons.

“Untuk domestik, harga emas Antam bisa bergerak naik ke kisaran Rp2.886.000 sampai Rp2.900.000 per gram,” tambahnya.

Ibrahim menjelaskan bahwa ada lima faktor utama yang saat ini menjadi penentu arah harga emas dunia. Faktor paling dominan adalah konflik geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas. Selain itu, kondisi politik di Amerika Serikat (AS), tensi perang dagang, kebijakan bank sentral global, serta dinamika supply and demand juga turut berperan besar.

Ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan AS, disebut berpotensi menjadi konflik berkepanjangan. Bahkan, muncul spekulasi penggunaan teknologi militer canggih yang dapat memperburuk situasi. Di sisi lain, aktivitas militer Israel di Lebanon Selatan juga terus meningkat, menambah tekanan terhadap stabilitas kawasan.

Situasi ini umumnya menjadi katalis positif bagi emas sebagai aset lindung nilai. Namun di balik itu, lonjakan harga minyak akibat konflik justru bisa memicu kenaikan suku bunga oleh bank sentral global.

“Kalau harga minyak naik, inflasi ikut terdorong. Bank sentral bisa menaikkan suku bunga, dan itu biasanya membuat emas tertekan karena investor beralih ke instrumen berbunga,” jelas Ibrahim.

Di tengah fluktuasi tersebut, faktor permintaan justru menjadi penopang penting. Saat harga terkoreksi, peluang pembelian oleh investor besar, bank sentral, maupun masyarakat semakin terbuka.

“Dalam kondisi harga turun, biasanya terjadi akumulasi. Jadi secara jangka menengah hingga panjang, tren emas masih cenderung naik,” tambahnya.

Data menunjukkan, dalam sepekan terakhir harga emas dunia sempat menyentuh level tertinggi di US$4.690 per troy ons pada 28 April 2026. Pada hari yang sama, harga emas Antam juga mencapai puncak mingguan di Rp2.814.000 per gram.

Dengan berbagai faktor yang saling tarik-menarik, pelaku pasar kini dihadapkan pada satu hal yang pasti, yakni ketidakpastian. Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang, atau justru jebakan, tergantung bagaimana membaca arah angin global. (her)

Tags: harga emasIbrahim Assuaibilogam mulia

Berita Terkait.

samindo
Ekonomi

Laba Bersih Samindo Resources Tembus USD17,47 Juta, Naik 53 Persen hingga Kuartal III-2026

Senin, 2 November 2026 - 08:15
ascope
Ekonomi

5 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Produk di ASCOPE 2026, Buka Peluang Pasar Global

Senin, 2 November 2026 - 06:16
esq
Ekonomi

ESQ dan MUTU International Bersinergi Dorong Ekonomi Hijau dan Industri Halal Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 02:20
pgn
Ekonomi

PGN Solution dan Direktorat Metrologi Perkuat Akurasi Pengukuran Gas

Senin, 2 November 2026 - 01:11
danantaraa
Ekonomi

DTIIF 2026 Berakhir, Danantara Kawal Kerja Sama Teknologi hingga Implementasi

Minggu, 1 November 2026 - 23:04
ojk
Ekonomi

OJK Setujui Akulaku sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Nonoperasional

Minggu, 1 November 2026 - 20:12

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1756 shares
    Share 702 Tweet 439
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.