• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menuju Digital Governance, Menteri PANRB Tekankan Birokrasi Harus Responsif dan Melayani

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 11 Februari 2026 - 14:29
in Nasional
Menteri PANRB, Rini Widyantini menyampaikan sambutan dalam acara SAKIP dan ZI Award 2025 yang digelar di kantor Kementerian PANRB, Rabu (11/2/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Menteri PANRB, Rini Widyantini menyampaikan sambutan dalam acara SAKIP dan ZI Award 2025 yang digelar di kantor Kementerian PANRB, Rabu (11/2/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan fondasi utama dalam membangun negara yang kuat, berintegritas, dan dipercaya publik.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang digelar di kantor Kementerian PANRB, Rabu (11/2/2026).

BacaJuga:

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi 

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

“Reformasi birokrasi itu merupakan fondasi yang paling kuat untuk bagaimana membangun negara itu lebih kuat dan berintegritas,” ujar Rini dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) telah menjadi instrumen penting dalam memastikan perencanaan hingga program pemerintah benar-benar berdampak pada masyarakat. Menurutnya, reformasi birokrasi juga menjadi mesin penggerak pencapaian tujuan pembangunan nasional.

“Kalau kita mempunyai birokrasi yang unggul, maka kapasitas negara juga semakin kuat. Semakin kita bisa mengimplementasikan kebijakan secara konsisten dan berkeadilan, kualitas layanan meningkat, dan kepercayaan publik semakin baik,” jelasnya.

Rini mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menempatkan birokrasi unggul sebagai salah satu syarat keberlangsungan peradaban negara, sejajar dengan penguatan pertahanan dan keamanan.

“Presiden pernah menyampaikan bahwa salah satu syarat keberlangsungan peradaban adalah birokrasi unggul. Ini menjadi taklimat yang sangat melekat di benak kita,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden memberikan delapan arahan utama saat dirinya dilantik, dengan penekanan bahwa birokrasi harus responsif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Keberhasilan reformasi birokrasi itu bukan hanya diukur dari efektivitas anggaran, tetapi dari kualitas layanan publik yang kita berikan,” tegas Rini.

Dalam paparannya, Rini menjelaskan perjalanan panjang reformasi birokrasi Indonesia yang dimulai sejak 1998, kemudian diperkuat dengan grand design pada 2010, dan kini memasuki fase transformasi digital.

“Saat ini kita sedang dalam fase digital governance. Kita menuju transformasi digital sebagai fondasi human-based governance,” tutur Rini.

Ia menyebut digitalisasi layanan publik sudah tidak terhindarkan. Beberapa kementerian dan lembaga telah menghapus layanan manual dan beralih sepenuhnya ke digital, termasuk Kementerian Hukum dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Ke depan, semua layanan publik untuk masyarakat akan kita lakukan secara digital,” kata Rini.

Rini juga mencontohkan digitalisasi layanan bantuan sosial yang disederhanakan dari tujuh tahapan menjadi tiga tahapan, serta digitalisasi kearsipan dan pengembangan e-learning bagi aparatur sipil negara (ASN).

Rini menyampaikan bahwa reformasi birokrasi Indonesia telah menunjukkan capaian signifikan secara global. Pada 2023, peringkat government effectiveness Indonesia meningkat ke posisi ke-65 dunia, sementara kualitas regulasi mencapai peringkat ke-84.

“Ini adalah capaian yang membanggakan bagi kita semua sebagai birokrat,” tambahnya.

Dengan arah transformasi digital hingga 2029, pemerintah berharap reformasi birokrasi tidak berhenti pada konsep, tetapi benar-benar menghadirkan layanan publik yang cepat, adil, dan berkualitas. Seperti ditegaskan Rini, birokrasi unggul bukan hanya mesin administrasi negara, melainkan tulang punggung kepercayaan publik dan kekuatan peradaban Indonesia di masa depan. (her)

Tags: birokrasiDigital Governancekementerian panrbmenteri panrbrini widyantini

Berita Terkait.

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi 
Nasional

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi 
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi 

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00
puan
Nasional

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:31
dpd
Nasional

Masih Dianggap Warga Kelas Dua, Saatnya Hentikan Stigma Penyandang Disabilitas

Senin, 22 Juni 2026 - 15:25
mabes
Nasional

Mabes Polri Tetapkan AU Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta Perusahaan Tambang

Senin, 22 Juni 2026 - 15:15
LGBT
Nasional

Tuai Penolakan! MUI Minta Negara Tak Lagi Diam, LGBT Harus Direhabilitasi

Senin, 22 Juni 2026 - 09:10

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7148 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.