• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Produksi Migas Meningkat, Kinerja PEP Zona 4 Tetap Tumbuh Positif

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 10 Februari 2026 - 18:56
in Ekonomi
ep

PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) solid mencapai USD887,44 juta sepanjang 2025 seiring peningkatan produksi migas. Foto: Dokumen PEP Zona 4

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025, seiring dengan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) serta keberhasilan perusahaan dalam menjaga efisiensi operasi.

Pada 2025, pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) PEP Zona 4 mencapai US$887,44 juta, melampaui target yang ditetapkan sebesar USD865,96 juta.

BacaJuga:

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam mengedepankan efisiensi dan keandalan operasi.

“Dengan tetap mengedepankan efisiensi dan keandalan operasi, PEP Zona 4 terus menjaga kinerja keuangan agar tetap solid sekaligus mendukung pasokan energi nasional,” ujar Djudjuwanto, dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Selain mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PEP Zona 4 juga berhasil meningkatkan efisiensi biaya produksi migas. Biaya produksi (production cost) pada 2025 tercatat sebesar USD9,37 per barel setara minyak (BOE), lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai USD10,49 per BOE.

Sementara itu, biaya operasi (operating cost) PEP Zona 4 pada 2025 tercatat sebesar USD11,18 per BOE, lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level USD11,63 per BOE.

Kinerja keuangan yang solid tersebut berjalan seiring dengan peningkatan produksi migas di wilayah kerja PEP Zona 4. Produksi minyak pada 2025 mencapai 27.642 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun 2024. Adapun produksi gas tercatat sebesar 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Djudjuwanto menegaskan pertumbuhan produksi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.

“Pertumbuhan produksi migas menjadi fondasi penting bagi kinerja keuangan perusahaan. Melalui pengelolaan biaya yang disiplin dan optimalisasi lapangan secara berkelanjutan, PEP Zona 4 mampu menjaga kinerja operasional dan keuangan tetap solid,” katanya.

Sebagai bagian dari PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah Subholding Upstream Pertamina, PEP Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi, yakni PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah kerja tersebut tersebar di dua kota, yakni Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten di Sumatera Selatan, meliputi Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

Dalam menjalankan operasionalnya, PHR Regional Sumatra Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. (rmn)

Tags: industri hulu migasPEP Zona 4Pertamina EP Zona 4

Berita Terkait.

Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46
Maman
Ekonomi

Kejadian Toko Mama Khas Banjar Jadi Pelajaran Pentingnya Kolaborasi Kebijakan UMKM

Selasa, 21 April 2026 - 16:06
Veritask
Ekonomi

AiYU Meluncur, Veritask Bawa Agentic AI Hukum Pertama dengan Traceability Penuh di Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.