INDOPOSCO.ID – Sebanyak 50 usulan pembangunan dan pelayanan masyarakat dibahas dalam Forum Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, yang digelar di Aula Kelurahan Cakung Barat, pada Selasa (10/2/2026). Forum ini menjadi wadah dialog terbuka antara warga dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan berbagai persoalan serta kebutuhan di lingkungan Kelurahan Cakung Barat.
Kegiatan forum dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Perekonomian Kota Jakarta Timur, Patar Pakfahan. Turut hadir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta Komisi E, Ghozi Zulhazmi; Anggota DPRD Provinsi Jakarta Komisi A, Mohammad Ongen Sangaji; Camat Cakung, Rohmad; serta Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra.
Forum ini dihadiri oleh para Ketua Rukun Warga (RW) dan Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) yang secara langsung menyampaikan aspirasi masyarakat kepada perwakilan DPRD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat Kecamatan Cakung.
Kepala Subbagian Perekonomian Kota Jakarta Timur, Patar Pakfahan, mengatakan forum kelurahan merupakan instrumen penting dalam perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan warga.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Usulan-usulan yang disampaikan akan menjadi bahan sinkronisasi perencanaan pembangunan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil warga,” ucapnya .
Senada, Lurah Cakung Barat Yasir Habib Putra menyatakan mayoritas usulan warga masih berkaitan dengan infrastruktur dasar lingkungan.
“Dari 50 usulan yang masuk, sebagian besar menyangkut pembangunan saluran, perbaikan jalan lingkungan, serta penerangan jalan umum. Ini menunjukkan masih kuatnya kebutuhan dasar warga yang harus segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Yasir menambahkan, terealisasinya usulan-usulan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mendukung visi Jakarta menuju kota global.
Camat Cakung, Rohmad, menambahkan mayoritas usulan warga masih berpusat pada perbaikan jalan lingkungan, penerangan jalan, dan drainase. Ia optimistis realisasi usulan ini akan mendukung transformasi Jakarta.
“Pembangunan di tingkat lingkungan warga bukan sekadar perbaikan fisik, tapi langkah nyata kita mendukung Jakarta menuju kota global yang mendunia. Kehadiran lintas sektor hari ini menunjukkan keseriusan kita menanggapi aduan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jakarta Komisi E, Ghozi Zulhazmi, menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat masuk dalam program kerja pemerintah daerah.
“Kami hadir untuk memastikan suara warga benar-benar didengar. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal agar bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan SKPD terkait,” katanya.
Sedangkan, Anggota DPRD Provinsi Jakarta Komisi A, Mohammad Ongen Sangaji, memberikan apresiasi atas aktifnya partisipasi pengurus wilayah. Ia menekankan setiap usulan harus dikawal agar benar-benar masuk dalam rencana anggaran pembangunan yang tepat sasaran.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa suara dari tingkat bawah, yakni RT dan RW, tidak hanya sekadar tercatat di atas kertas. Dari 50 usulan ini, kami dari DPRD akan mengawal secara ketat prosesnya melalui SKPD terkait. Fokus kita adalah kualitas pembangunan yang dampaknya dirasakan langsung oleh warga, karena ini adalah fondasi Jakarta menuju kota global yang mendunia,” tegas Ongen di sela-sela forum.
Berdasarkan hasil forum, Suku Dinas (Sudin) Kebudayaan menjadi perangkat daerah dengan usulan terbanyak, yakni 11 usulan, disusul Sudin Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 10 usulan. Kemudian Sudin Bina Marga dan Sudin Pemuda dan Olahraga masing-masing 8 usulan, Sudin Perhubungan 4 usulan, Sudin Perumahan Rakyat dan Sudin Pendidikan masing-masing 3 usulan, serta Sudin Sosial 2 usulan.
Hadirnya para pemangku kepentingan dalam forum ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti aduan masyarakat. Tampak hadir perwakilan dari Kasubanpeda, Sudin Kebudayaan, Sudin SDA, Sudin Bina Marga, Sudin Pemuda dan Olahraga, Sudin Perhubungan, Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sudin Perpustakaan dan Kearsipan, Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Sudin Sosial Jakarta Timur, serta Kepala Satpol PP.
Forum Kelurahan Cakung Barat diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan transformasi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing. (her)










