• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Birokrasi Tanpa Budaya Reformasi Tak Akan Berjalan, IAPA Siap Jadi Jembatan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 9 Februari 2026 - 19:08
in Nasional
Rini

Menteri PANRB, Rini Widyantini saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional Indonesian Association for Public Administration (IAPA) di Universitas Sebelas Maret (UNS), Senin (9/2/2026). Foto: Humas Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Reformasi birokrasi kini tidak lagi dipahami sebagai sekadar penataan prosedur dan struktur kelembagaan. Pemerintah mendorongnya menjadi sebuah gerakan kolaboratif lintas sektor yang melibatkan akademisi, masyarakat, dan sektor swasta demi menghadirkan layanan publik yang responsif, transparan, dan mudah diakses.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan reformasi birokrasi adalah efektivitas penggunaan anggaran dan peningkatan kualitas layanan publik. Negara, menurutnya, harus hadir secara nyata melalui pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau masyarakat.

BacaJuga:

Gelar Demo di DPRD Kota Bekasi, Massa Minta Pengadaan Ambulans Diusut

RAPBN 2027 Masuk Tahap Pembahasan, Menkeu Soroti Masukan DPD dari Daerah

Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

“Bapak Presiden juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus menghasilkan birokrasi yang responsif dan melayani rakyat. Birokrasi dituntut untuk cepat menyesuaikan diri, tanggap terhadap perubahan, dan tidak lagi mempersulit urusan masyarakat,” ujar Rini saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional Indonesian Association for Public Administration (IAPA) di Universitas Sebelas Maret (UNS), Senin (9/2/2026).

Rini menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan hanya agenda administratif, tetapi fondasi strategis bagi ketahanan dan kedaulatan bangsa. Dalam konteks ini, akademisi diposisikan sebagai aktor strategis yang tidak hanya menghasilkan gagasan, tetapi juga mengawal implementasi reformasi di lapangan.

Menurutnya, keterlibatan akademisi melalui riset berbasis bukti, advokasi kebijakan, dan penguatan ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi syarat penting bagi terwujudnya crowdsourced governance yang efektif.

Akademisi, lanjut Rini, dapat berkontribusi dalam berbagai peran: sebagai knowledge producer melalui riset kebijakan, policy think tank yang memberikan rekomendasi objektif, human capital builder yang mencetak aparatur dan pemimpin masa depan, hingga innovation and pilot lab untuk uji coba inovasi tata kelola dan digitalisasi layanan publik. Selain itu, akademisi juga berperan dalam membangun diskursus publik yang kritis guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

“Masa depan tata kelola ditentukan oleh kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem yang terbuka, terhubung, dan saling menguatkan. Melibatkan pemerintah, swasta, media, komunitas, dan akademisi. Karena itu, reformasi birokrasi harus diarahkan pada penguatan ekosistem kolaboratif sebagai fondasi utama penciptaan nilai publik dan keberlanjutan pembangunan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IAPA Khairul Muluk menyoroti tantangan administrasi publik yang semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat. Menurutnya, tuntutan publik terhadap pelayanan negara terus meningkat dan sering kali melampaui kapasitas administrasi yang tersedia.

Ia menjelaskan bahwa tantangan birokrasi tidak lagi bersifat teknis semata, tetapi juga mencakup kompleksitas kebijakan lintas sektor, koordinasi pusat dan daerah, hingga tuntutan partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan.

Khairul menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya menyentuh struktur dan perilaku aparatur, tetapi juga harus menyentuh budaya organisasi. Tanpa budaya reformasi yang kuat, transformasi birokrasi akan berjalan lambat.

“IAPA tetap ingin menjadi mitra berfikir pemerintah, menjadi jembatan antara kampus dengan birokrasi. Kampus tidak bisa berdiri sendiri kemudian birokrasi saling melengkapi dengan kampus, dan semoga kami bisa bermanfaat untuk bangsa dan negara,” katanya.

Seminar ini menegaskan bahwa masa depan tata kelola pemerintahan Indonesia ditentukan oleh kemampuan membangun ekosistem kolaboratif yang mengintegrasikan peran pemerintah, akademisi, sektor swasta, media, dan masyarakat. Reformasi birokrasi pun diposisikan sebagai agenda strategis nasional untuk menciptakan nilai publik yang berkelanjutan. (her)

Tags: birokrasiBudaya ReformasiIAPAmenpanrbrini widyantini

Berita Terkait.

LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Nasional

Gelar Demo di DPRD Kota Bekasi, Massa Minta Pengadaan Ambulans Diusut

Rabu, 16 September 2026 - 22:05
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Nasional

RAPBN 2027 Masuk Tahap Pembahasan, Menkeu Soroti Masukan DPD dari Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 21:03
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Nasional

Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 18:47
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Nasional

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara-Negara Tetangga untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 17:44
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Satu Beasiswa Indonesia Satukan Data, Cegah Mahasiswa Terima Beasiswa Dobel

Rabu, 16 September 2026 - 17:29
Buka LRT Manggarai-Kelapa Gading, Prabowo Selipkan Doa dan Penanganan KMP Virgo Transport 8
Nasional

Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 16:34

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.