• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perdagangan Indonesia-Australia Makin Cepat dan Aman dengan Berlakunya Pengakuan Timbal Balik AEO

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 6 Februari 2026 - 17:41
in Ekonomi
Petugas
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai bersama Pemerintah Australia yang diwakili Departemen Dalam Negeri dan Australian Border Force (ABF) resmi memberlakukan Kesepakatan Pengakuan Timbal Balik atau Mutual Recognition Arrangement (MRA) atas program Authorized Economic Operator (AEO) kedua negara mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat arus perdagangan sekaligus memperkuat keamanan rantai pasok internasional.

Program AEO sendiri merupakan skema sertifikasi bagi perusahaan yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap aturan kepabeanan dan standar keamanan perdagangan. Perusahaan yang telah memperoleh sertifikat AEO mendapatkan berbagai kemudahan layanan kepabeanan karena dianggap sebagai mitra tepercaya pemerintah dalam aktivitas ekspor dan impor.

BacaJuga:

Naik Kereta Rp45 Ribu ke Jakarta, Petani dan Pedagang Kini Punya Gerbong Khusus

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi

Minapadi Salin sebagai Pengembangan Padi Biosalin, PGN-BRIN Tingkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pesisir Batang

“Pemberlakuan MRA berarti Bea Cukai Indonesia dan ABF Australia saling mengakui program trusted trader tiap-tiap negara, yaitu AEO di Indonesia dan Australian Trusted Trader di Australia. Kerja sama ini mengacu pada prinsip World Customs Organization (WCO) SAFE Framework of Standards atau SAFE FoS, yaitu standar internasional yang mendorong perdagangan global tetap lancar dan aman dari risiko penyelundupan dan kejahatan lintas negara,” jelas Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo.

Sebelum diterapkan secara penuh, kerja sama ini telah melalui masa uji coba berdasarkan Keputusan Dirjen Bea Cukai Nomor KEP-158/BC/2025 pada 3 September hingga 3 November 2025. Selanjutnya, melalui Keputusan Dirjen Bea Cukai Nomor KEP-275/BC/2025 tertanggal 23 Desember 2025, kebijakan ini ditetapkan berlaku secara wajib (mandatory).

Disebutkan Budi, MRA menjadi bentuk nyata peran aktif Bea Cukai dalam hubungan internasional. “Melalui MRA AEO ini, Bea Cukai menunjukkan komitmen menjaga keseimbangan antara fasilitasi perdagangan dan keamanan. Kami ingin arus barang semakin cepat tanpa mengurangi pengawasan terhadap potensi risiko,” ujarnya.

Manfaat langsung MRA dirasakan oleh pengguna jasa, khususnya perusahaan bersertifikat AEO. Mereka memperoleh prioritas dalam proses pemeriksaan, penanganan khusus saat terjadi gangguan rantai pasok, serta percepatan proses customs clearance atau penyelesaian dokumen kepabeanan. Dalam manajemen risiko impor, perusahaan juga mendapatkan penurunan tingkat risiko hingga 20 persen pada sistem penjaluran reguler. Dampaknya, waktu tunggu barang di pelabuhan (dwelling time) dapat ditekan sehingga biaya logistik lebih efisien.

Fasilitas ini berlaku untuk barang impor yang berasal dari pelabuhan muat di Australia, menggunakan kode fasilitas 451, serta mencantumkan nomor identifikasi dan tanggal otorisasi Australian Trusted Trader pada dokumen kepabeanan BC 2.0. Selain itu, perusahaan AEO Indonesia juga mendapatkan kemudahan prosedural saat mengekspor barang ke Australia secara timbal balik.

Secara nasional, kerja sama ini diharapkan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia melalui peningkatan efisiensi perdagangan, kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta peningkatan kapasitas keamanan logistik. Implementasi ini juga menjadi kelanjutan komitmen Indonesia dalam standar SAFE FoS sejak penandatanganan Letter of Intent tahun 2005.

Budi mengatakan pihaknya mengimbau para pengguna jasa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai fasilitas AEO dan MRA untuk menghubungi AEO Center di Kantor Pusat Bea Cukai, AEO Lounge yang tersedia di kantor-kantor vertikal Bea Cukai, atau melalui client manager tiap-tiap perusahaan yang telah bersertifikasi AEO. “Melalui layanan tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh informasi dan pendampingan secara langsung agar dapat memanfaatkan fasilitas perdagangan internasional secara optimal,” tutupnya. (ipo)

Tags: Australian Border ForceAuthorized Economic OperatorBea CukaiMutual Recognition Arrangement

Berita Terkait.

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi
Ekonomi

Naik Kereta Rp45 Ribu ke Jakarta, Petani dan Pedagang Kini Punya Gerbong Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:03
Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi
Ekonomi

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:02
Menanam
Ekonomi

Minapadi Salin sebagai Pengembangan Padi Biosalin, PGN-BRIN Tingkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pesisir Batang

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38
anwar
Ekonomi

UMKM Berbasis Budaya Jadi Andalan, Pemerintah Soroti Potensi Besar Kalimantan Timur

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:28
pansus
Ekonomi

Pansus DPR: RUU Desain Industri Tak Hanya Lindungi Karya, Tapi Juga Dorong Akses Pembiayaan UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Penyesuaian Harga Pertamax Hanya Separuh Selisih Pasar, Ini Penjelasan Pertamina

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7134 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
Hasil Piala Dunia: Comeback Afsel Gagalkan Misi Sempurna Ceko di Matchday Kedua
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Afsel Gagalkan Misi Sempurna Ceko di Matchday Kedua

Editor Ali Rachman
Jumat, 19 Juni 2026 - 08:08

INDOPOSCO.ID - Duel panas di matchday kedua Grup A Piala Dunia 2026 menghadirkan drama hingga menit-menit akhir. Republik Ceko yang...

SelengkapnyaDetails
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.