• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bukan Sekadar Marah, Ini Makna Politik di Balik Ancaman Prabowo ke Kader Gerindra

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 5 Februari 2026 - 03:35
in Headline
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hukum berada di atas loyalitas partai. Foto: Dokumen Gerindra

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hukum berada di atas loyalitas partai. Foto: Dokumen Gerindra

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nada suara Presiden Prabowo Subianto yang meninggi saat memberi peringatan kepada kader Partai Gerindra dinilai bukan sekadar luapan emosi. Bagi analis komunikasi politik Hendri Satrio, sikap itu justru menjadi penanda penting arah kepemimpinan Prabowo di awal pemerintahannya.

Hendri menilai, pesan keras tersebut merupakan upaya sadar Presiden untuk mengirim sinyal kuat ke publik bahwa hukum tidak akan tunduk pada loyalitas politik. Termasuk jika pelanggaran dilakukan oleh kader partainya sendiri.

BacaJuga:

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

“Kalimat peringatan itu diucapkannya dengan keras, menandakan jika dalam komunikasi ini Pak Prabowo serius terhadap semua yang berupaya melawan hukum,” ujar Hendri melalui gawai, Rabu (4/2/2026).

Pria yang akrab disapa Hensa itu menyoroti penggunaan bahasa yang lugas dan tanpa tedeng aling-aling. Menurutnya, pernyataan seperti “Kalau Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap” bukan sekadar gaya bicara spontan, melainkan strategi komunikasi politik yang diperhitungkan.

Menurut Hensa, pilihan kata yang terdengar kasar justru berfungsi mempertegas pesan moral: tidak ada ruang kompromi bagi pelanggaran hukum.

“Ini bisa menepis narasi bahwa kekuasaan akan melindungi kroni atau partai sendiri, justru sebaliknya, Prabowo menegaskan bahwa hukum di atas segalanya, bahkan di atas loyalitas partai,” tuturnya.

Lebih jauh, Hensa menilai pernyataan tersebut memiliki jangkauan audiens yang jauh lebih luas dibanding sekadar internal Gerindra. Forum Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, tempat Prabowo menyampaikan pesan itu, dihadiri pejabat lintas partai dari pusat hingga daerah.

Menurutnya, konteks forum tersebut membuat pesan Prabowo otomatis dibaca sebagai peringatan kepada seluruh partai koalisi.

“Ini pesan lintas partai, Pak Prabowo tidak ingin ada persepsi bahwa koalisi besar ini menjadi tameng bagi siapa pun yang nakal. Dengan menegaskan ‘saya tangkap’ tanpa terkecuali, ia membangun fondasi bahwa pemerintahan ini berbasis hukum, bukan berbasis patron politik,” terang Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Tak hanya soal penegakan hukum, Hensa melihat pernyataan Presiden juga membawa pesan simbolik tentang arah persatuan nasional. Dengan meniadakan sekat partai dalam penegakan aturan, Prabowo ingin memposisikan dirinya sebagai pemimpin seluruh rakyat, bukan milik kelompok tertentu.

“Peringatan ini sekaligus mengajak semua pihak untuk bekerja sama untuk rakyat tanpa memandang latar belakang politik,” kata Hensa.

Dalam konteks tantangan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang masih menghantui pemerintahan, Hensa menilai langkah Prabowo patut diapresiasi. Menurutnya, pesan tegas semacam ini setidaknya menjadi sinyal awal bahwa praktik impunitas elite tidak lagi mendapat ruang.

“Intinya Pak Prabowo berupaya menyampaikan bahwa mandat rakyat yang ia pegang digunakan untuk melayani semua, bukan melindungi yang salah, dan ini seharusnya bisa memperkuat legitimasi kepemimpinannya di mata masyarakat,” tutupnya. (her)

Tags: GerindraHendri SatrioHensaKader GerindrapolitikPrabowo Subianto

Berita Terkait.

Kentamin
Headline

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:19
Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals
Headline

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59
Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan
Headline

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:42
bowo
Headline

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Pecat dan Bersihkan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:10
haji
Headline

Jadwal Perjalanan Haji 2027 Lebih Awal, Beri Ruang Persiapan Bagi Jemaah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:40
wo
Headline

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3468 shares
    Share 1387 Tweet 867
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.