• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Budi Luhur University Kukuhkan Prof Umaimah dan Prof Dudi sebagai Guru Besar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 5 Februari 2026 - 16:51
in Nasional
Pengukuhan

Budi Luhur University (BLU) melalui Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif (FKDK), dua dosen terbaiknya resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar, menandai penguatan peran kampus dalam pengembangan ilmu komunikasi yang relevan dengan tantangan demokrasi dan masyarakat di era digital. Foto: Dokumen BLU

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Budi Luhur University (BLU) kembali menorehkan capaian akademik membanggakan. Melalui Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif (FKDK), dua dosen terbaiknya resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar, menandai penguatan peran kampus dalam pengembangan ilmu komunikasi yang relevan dengan tantangan demokrasi dan masyarakat di era digital.

Bertempat di Auditorium Grha Mahardika Bujana Budi Luhur University, dua Guru Besar yakni, Prof. Dr. Umaimah Wahid, M.Si., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Politik. Sedangkan Prof. Dr. Dudi Iskandar, S.Ag., M.I.Kom., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Massa.

BacaJuga:

Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

Anggaran Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI Dipertanyakan

Kepala Daerah Harus Dampingi Kelompok Usaha Ibu-Ibu PKK di Desa, Begini Pesan Ketua DPD RI

Dalam sambutannya, Rektor Budi Luhur University Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya, atas pencapaian yang telah dicapai oleh dua guru besar yang berasal dari kampus BLU ini.

“Saya mengucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Prof. Dr. Umaimah Wahid, dan Prof. Dr. Dudi Iskandar, yang hari ini resmi diumumkan sebagai guru besar,” ujar Rektor, dihadapan para tamu yang hadir.

Lebih jauh rector mengungkapkan, bagaimana pencapaian guru besar bukan suatu hal yang mudah dicapai. Perjuangan yang cukup melelahkan, tentu akan dirasakan, bukan hanya bagi yang bersangkutan saja.

“Pencapaian guru besar tentulah tidak mudah. Ini perjalanan panjang yang sangat melelahkan. Masing-masing guru besar tentu punya lika-liku sendiri dan banyak yang berkontribusi dalam pencapaian, mungkin ada stress. Untuk itu saya himbau kepada guru besar hari ini, harus dan wajib berterima kasih tentunya kepada suami, istri, anak dan orang tua, mertua, yang tentunya berkontribusi besar atas pencapaian gelar akademik ini,” ungkap rektor Agus.

“Tentunya juga kontribusi dari universitas, kolega sangat berarti bagi kedua guru besar ini,” lanjutnya.

Atas nama Budi Luhur University, masih kata Prof. Agus, “Kami berharap dengan tambahan dua guru besar ini tentunya tambahan amunisi juga dalam mengemban perkembangan ilmu, menjadi rujukan bagi akademisi dan menjaga etika keilmuan di Fakultas FKDK UBL pada khususnya. Semoga guru besar ini membawa berkah, tentunya bagi diri sendiri, keluarga masyarakat dan bangsa Indonesia, dan wabil khusus bagi BLU, semoga semakin jaya, semakin berkibar.”

Sementara itu, Ketua Yayasan Budi Luhur Çakti Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc, menyampaikan, pengukuhan Guru Besar ini merupakan momen akademik yang sangat penting. Bukan hanya bagi fakultas, tetapi juga untuk BLU secara keseluruhan.

“Pengukuhan guru besar bukanlah sekedar pencapaian akhir tertinggi, ia juga adalah pengakuan atas proses panjang, yaitu ketekunan berfikir, konsistensi terhadap Tri Dharma serta keberanian intelekttual untuk memberi makna bagi zaman,” katanya.

Mewakili Yayasan, Julian mengucapkan selamat atas pengukuhan Prof. Dr. Umaimah Wahid, dan Prof. Dr. Dudi Iskandar, sebagai Guru besar serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Atas nama Yayasan, saya menyampaikan aprsiasi setinggi-tingginya dan terima kasih untuk selalu bekerja dan berbakti untuk BLU dan Yayasan,” tuturnya.

Julian juga memberikan pandangan, pengukuhan ini memberi makna strategis di era distrubsi media prakmentasi public dan dinamika komunikasi politik yang semakin komplek. Yang mana menurutnya, ilmu komunikasi memegang peran central menjaga kualitas dalam menjaga bangsa ini.

“Bagi Yayasan, pencapaian ini penegasan. Satu hal penting, membangun universitas tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Yang paling menentukan adalah manusia, nilai dan keilmuan yang harus terus dirawat. Yayasan akan terus berdiri sebagai sebuah system utama bagi para dosen, karena kami percaya. ketika dosen tumbuh, universitas maju. Dan ketika universitas maju, bangsa akan memiliki harapan lebih besar,” paparnya.

Dalam bidang komunikasi politik, Prof. Umaimah Wahid menegaskan peran penting komunikasi dalam menjaga kualitas demokrasi dan membangun literasi politik masyarakat.

Hal ini sejalan dengan disertasinya yang berjudul “Media Massa dan Hegemoni Negara terhadap Realitas Perempuan: Analisis Gramscian terhadap Perjuangan Gerakan Affirmative Action Kuota 30 Persen”, yang menyoroti relasi kekuasaan, media, dan perjuangan representasi perempuan dalam ruang politik.

Menurut Prof. Umaimah, di tengah transformasi media digital, masyarakat banyak belajar politik melalui media, sehingga pesan politik yang disampaikan memiliki dampak besar terhadap cara berpikir dan bersikap publik.

“Komunikasi politik berperan besar dalam membentuk literasi politik masyarakat. Tantangan hari ini adalah bagaimana ruang digital dimanfaatkan secara sehat, agar masyarakat semakin kritis, tidak mudah terpolarisasi, dan mampu menyaring informasi secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, dalam bidang komunikasi massa, Prof. Dr. Dudi Iskandar menekankan pentingnya jurnalisme sebagai informasi publik yang terkonfirmasi, erklarifikasi, dan terverifikasi. Pandangan ini tercermin dalam disertasinya berjudul “Representasi Ideologi Kekuasaan dalam Konvergensi Media (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough terhadap Pemberitaan Kampanye Pemilihan Presiden 2014 di Kompas Grup, Media Grup, dan MNC Grup)”, yang mengkaji bagaimana media membingkai kekuasaan dan kepentingan politik dalam era konvergensi media.

“Jurnalisme harus kembali pada fungsi utamanya sebagai ruang diskusi publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, literasi media menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak hoaks dan disinformasi,” ungkap Prof. Dudi.

Pengukuhan dua Guru Besar ini menjadi momentum penting bagi Budi Luhur University dalam memperkuat kultur akademik, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas kontribusi keilmuan di bidang komunikasi. Kehadiran para Guru Besar diharapkan mampu mendorong Budi Luhur University menjadi pusat kajian komunikasi yang kritis, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik. (adv)

Tags: Budi Luhur UniversityFKDKPengukuhan

Berita Terkait.

borgol
Nasional

Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:12
lcc
Nasional

Anggaran Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI Dipertanyakan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:02
sultan
Nasional

Kepala Daerah Harus Dampingi Kelompok Usaha Ibu-Ibu PKK di Desa, Begini Pesan Ketua DPD RI

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:21
syahrie
Nasional

Gerindra Sanksi Keras Anggota DPRD Jember yang Asyik Main Gim dan Merokok saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:11
misbakhun
Nasional

Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dipersoalkan, DPR Tegaskan Bukan Efek “Doping”

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:19
guru honorer
Nasional

DPR Desak Pemerintah Segera Angkat Guru Honorer Jadi ASN Sebelum Tenggat SE 7/2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1579 shares
    Share 632 Tweet 395
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.