• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kucing dan Musang Jadi HPR, Ini yang Dilakukan Aspphami Jakarta

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 3 Februari 2026 - 11:43
in Nasional
kucing

Aspphami melakukan pelatihan penanganan binatang pengganggu bagi tenaga pengendali hama permukiman. Foto: Dokumen ASPPHAMI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) Jakarta menggelar pelatihan penanganan binatang pengganggu bagi tenaga pengendali hama permukiman. Ketua DPD Aspphami Jakarta, Tizar mengatakan, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknisi dalam menangani satwa yang kerap muncul di lingkungan permukiman dan gedung-gedung perkotaan.

“Dalam industri pest control, pengendalian hama tidak lagi terbatas pada serangga dan hewan pengerat seperti nyamuk, lalat, kecoa, tikus, dan rayap,” ujar Tizar dalam keterangan, Rabu (3/2/2026).

BacaJuga:

Capaian Pembelajaran Terbit, Kemendikdasmen: Yang Berubah Hanya Mata Pelajaran Ini

AI Makin Canggih, BRIN Pasang “Benteng” Lawan Hoaks dan Deepfake

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Pakar: Langkah Tepat Berantas Kejahatan Digital

Ia menyebut, sejumlah satwa lain seperti ular, biawak, tawon, burung, serta Hewan Penular Rabies (HPR) seperti musang dan kucing liar kini juga kerap menjadi sumber gangguan di rumah tinggal, perkantoran, rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, hingga kawasan industri.

“Kehadiran binatang-binatang ini di kawasan perkotaan dipicu oleh perubahan fungsi lahan, seperti alih fungsi kebun, sawah, dan bantaran sungai menjadi kawasan permukiman dan bangunan komersial,” katanya.

“Kondisi ini mengganggu habitat alami satwa, memaksa mereka bermigrasi ke area permukiman dan meningkatkan potensi konflik dengan manusia,” sambungnya.

Dikatakan dia, beberapa binatang seperti ular, biawak, dan tawon dinilai berbahaya karena dapat menimbulkan luka, sengatan, bahkan risiko kematian. Sementara itu, burung kerap menimbulkan persoalan kebersihan dan estetika akibat kotoran yang berpotensi mengandung bakteri, jamur, dan virus, serta risiko kebakaran dari material sarang yang mudah terbakar.

“Musang dan kucing liar juga menjadi perhatian karena termasuk hewan penular rabies. Selain potensi penularan melalui gigitan dan cakaran, overpopulasi kucing di area tertentu seperti rumah sakit, hotel, rumah makan, dan pusat perbelanjaan dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” terangnya.

Di sisi lain, sejumlah satwa tersebut merupakan bagian dari ekosistem yang perlu dilindungi. Oleh karena itu, Aspphami Jakarta menilai perlu adanya pendekatan yang bijak dan berimbang dalam penanganan binatang pengganggu, tanpa harus menyakiti atau membahayakan kelangsungan hidup satwa.

“Melalui pelatihan ini, para teknisi diharapkan memiliki keterampilan dan pemahaman yang memadai, agar dapat menangani binatang pengganggu secara profesional, aman, dan tetap memperhatikan aspek perlindungan satwa,” terangnya.

Diketahui, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari IPB University, Lembaga Serpenesia, Shelter Clow (rumah singgah kucing), distributor peralatan pengendalian hama, serta praktisi aplikator pengendalian hama dari Aspphami.

Materi yang diberikan meliputi regulasi, biologi satwa, serta teknik penanganan dan pengendalian ular, biawak, tawon, burung, musang, dan kucing. (nas)

Tags: ASPPHAMI JakartaHPRKucingMusang

Berita Terkait.

belajar
Nasional

Capaian Pembelajaran Terbit, Kemendikdasmen: Yang Berubah Hanya Mata Pelajaran Ini

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:05
ai
Nasional

AI Makin Canggih, BRIN Pasang “Benteng” Lawan Hoaks dan Deepfake

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:44
sim
Nasional

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Pakar: Langkah Tepat Berantas Kejahatan Digital

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:51
basarnas
Nasional

DPR Desak Penguatan Anggaran Basarnas dan BMKG demi Keselamatan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:02
Pertama Kali! Logo Kemerdekaan RI Dipilih oleh Publik, Begini Cara Ikut Votingnya
Nasional

Pertama Kali! Logo Kemerdekaan RI Dipilih oleh Publik, Begini Cara Ikut Votingnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:14
Apresiasi Polda Jabar, Ketua Komisi III DPR Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Diganjar Hukuman Terberat
Nasional

Apresiasi Polda Jabar, Ketua Komisi III DPR Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Diganjar Hukuman Terberat

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:31

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1475 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
naldo
Piala Dunia 2026

Tertinggal dari Messi di Perburuan Sepatu Emas, Begini Respons Ronaldo

Editor Laurens Dami
Rabu, 24 Juni 2026 - 22:22

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo merespons santai ketika ditanya tentang persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 melibatkan nama-nama...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Cristiano Ronaldo Jawab Kritik Keras Publik dengan 2 Gol

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:04
Jude-bellingham

Hasil Piala Dunia: Jude Bellingham Ungkap Suasana Ruang Ganti Inggris Tidak Ada Drama

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54
Pemain-Timnas-Kolombia

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43
Tuchel

Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.