• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pasca Ambruknya Jembatan di Tambaksari, Pemkot Semarang Lakukan Sidak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 2 Februari 2026 - 22:12
in Nusantara
jmbntn

Ilustrasi jembatan ambruk. Foto: Dokumen Pemkot Semarang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendadak melakukan pemeriksaan menyeluruh seluruh jembatan dan tanggul di wilayahnya. Langkah ini diambil pascainsiden ambruknya jembatan swadaya warga di Kampung Tambaksari, Kelurahan Mangkang Wetan pada Januari lalu.

“Inspeksi mendadak (Sidak) ini tidak hanya terbatas pada jembatan, tetapi juga mencakup tanggul dan bantaran sungai yang berpotensi menimbulkan masalah,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam keterangan, Senin (2/2/2026).

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Ia menyebut, pada inspeksi tersebut pihaknya menemukan jembatan yang dibangun sejak 1996. “Ini jelas perlu dievaluasi ulang kekuatan dan keamanannya. Saya telah minta tindak lanjut segera,” ucapnya.

Pemeriksaan tersebut, menurutnya, jadi bagian dari antisipasi memasuki periode curah hujan tinggi. Kendati prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan intensitas hujan di Semarang relatif lebih rendah dibanding daerah lain.

“Langkah antisipasi ini tetap diperlukan mengingat kondisi geografis Kota Semarang,” ujarnya.

Sebagian wilayahnya merupakan dataran rendah, dikatakan dia, Semarang menjadi titik akumulasi aliran air dari daerah atas, ditambah dengan berkurangnya area resapan. “Proses resapan air kini sangat minim. Wilayah dengan kontur terendah pasti akan menerima aliran. Karena itu, pemeliharaan saluran dan infrastruktur air harus optimal,” ujarnya.

Menurut dia, penanganan masalah banjir dan infrastruktur air tidak selalu memerlukan anggaran besar. Ia menekankan pentingnya optimalisasi dana operasional dan pemeliharaan untuk tindakan perbaikan yang langsung berdampak, seperti membersihkan, melebarkan, dan menata saluran serta bantaran sungai.

Saat ini, masih ujar dia, prioritas penanganan difokuskan di wilayah Semarang Timur. Hal ini menyusul perubahan kondisi saluran air serta peninggian Jalan Kaligawe yang dikhawatirkan menyebabkan limpasan air ke permukiman warga saat hujan deras.

“Jika jalan ditinggikan tetapi kapasitas saluran tidak disesuaikan, air akan melimpas ke pemukiman. Ini harus segera diantisipasi dengan koordinasi antar dinas terkait,” ungkapnya. (nas)

Tags: jembatanpemkot semarangTambaksari

Berita Terkait.

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Senin, 11 Mei 2026 - 21:55
Petugas
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:54
bc
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Operasi di Jawa Barat, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32
Irene Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nusantara

KKP-Pemprov Aceh Sinergi Tangani Pendangkalan Alur dan Muara Sungai di Pelabuhan Perikanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:07
Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal
Nusantara

Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    710 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.