INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera melakukan penambalan jalan berlubang di berbagai wilayah ibu kota. Langkah cepat ini diambil sebagai upaya jangka pendek untuk mencegah kecelakaan dan meminimalkan jatuhnya korban di jalan raya.
“Jadi, kemarin saya sudah langsung memerintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk beberapa jalan berlubang ditambal, apa pun itu. Tetapi memang ini bersifat jangka pendek, sementara,” kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).
Pramono menjelaskan, perbaikan jalan secara permanen belum dapat dilakukan lantaran kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, sebagaimana prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurutnya, perbaikan permanen membutuhkan proses pengupasan dan pengerjaan ulang yang hanya bisa dilakukan saat cuaca mendukung.
“Kalau mau permanen, ya harus dilakukan, dikeruk dan sebagainya. Kebetulan hari ini kita rapat khusus tentang penambalan jalan yang ada di Jakarta. Tetapi saya memang beberapa hari ini sudah izinkan penambalan sementara, karena kalau tidak, korbannya akan menjadi lebih banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.383 titik jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta telah ditangani dalam periode 11 hingga 21 Januari 2026. Penanganan tersebut dilakukan secara berjenjang oleh Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga mulai dari tingkat kecamatan, suku dinas, hingga dinas provinsi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan pendataan jumlah kerusakan jalan masih terus berlangsung dan dapat diperbarui seiring proses verifikasi di lapangan.
“Pendataan terhadap jumlah titik kerusakan jalan masih terus dilakukan dan dapat mengalami pembaruan seiring proses verifikasi di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, Dinas Bina Marga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. Jaringan Satpel Bina Marga yang tersebar di kecamatan, suku dinas, hingga satgas pasukan kuning terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat di lapangan.
“Setiap temuan jalan yang membutuhkan perbaikan langsung ditangani agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Siti.
Menurutnya, penanganan yang dilakukan saat ini bersifat sementara dan darurat, menyesuaikan kondisi cuaca yang belum stabil. Namun, setelah cuaca lebih kondusif, Dinas Bina Marga akan melakukan perbaikan permanen dengan menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan tahan lama.
“Penggunaan hotmix efektif untuk perawatan jangka panjang dan diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan kembali akibat cuaca ekstrem,” jelasnya.
Penanganan jalan berlubang pascahujan deras tersebut dilakukan secara menyeluruh di lima kota administrasi DKI Jakarta, mencakup jalan lingkungan, jalan provinsi, hingga ruas jalan utama. (dam)










