• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BAM DPR RI Turun ke Sumsel, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria yang Berkeadilan

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 27 Januari 2026 - 08:44
in Nusantara
Aher

Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan memimpin Kunjungan Kerja ke Provinsi Sumsel terkait konflik agraria di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten OKU Timur di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Senin (26/1/2026). Foto : Biro Pemberitaan DPR RI/ Rdn/Andri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait konflik agraria di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur melalui kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan dan berlangsung di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Senin (26/1/2026).

Pertemuan itu dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Bupati Empat Lawang, Bupati OKU Timur, serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Barantin Resmikan SSM QC di Cikarang Dry Port, Percepat Layanan Impor Terintegrasi

Bea Cukai Edukasi Mahasiswa di Tiga Daerah, Perkuat Pemahaman Cukai dan Budaya Integritas

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan agraria tidak dapat dipandang semata dari aspek legalitas, melainkan juga menyangkut ruang hidup, sumber penghidupan, dan keberlanjutan sosial ekonomi masyarakat.

“Tanah bukan sekadar faktor produksi, tetapi ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, setiap konflik agraria harus disikapi secara bijaksana, adil, dan berorientasi pada kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kunjungan kerja BAM DPR RI ke Sumatera Selatan merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat Kabupaten Empat Lawang yang disampaikan melalui Koalisi Rakyat Empat Lawang bersama Koalisi Nasional Reforma Agraria dalam Rapat Dengar Pendapat Umum BAM DPR RI pada 21 Januari 2026.

“BAM DPR RI merasa perlu hadir langsung di daerah untuk mendengarkan seluruh pihak, memahami persoalan secara utuh, dan mendorong penyelesaian konflik agraria melalui dialog yang konstruktif dan berbasis fakta,” ujarnya.

Berdasarkan aspirasi yang diterima, konflik agraria di OKU Timur mencakup klaim masyarakat atas lahan seluas sekitar 1.322 hektare di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, serta sekitar 1.700 hektare di Desa Mulia Jaya dan Desa Burnai Mulia, Kecamatan Semendawai Timur, yang berada dalam Hak Guna Usaha (HGU) PT Laju Perdana Indah (Indofood Group).
Sementara di Kabupaten Empat Lawang, sekitar 3.000 hektare lahan masyarakat berada dalam izin lokasi dan Izin Usaha Perkebunan PT Empat Lawang Agro Persada dan PT Karya Kencana Sentosa Tiga.

Menurut Politisi Fraksi Partai KEadilan Sejahtera (PKS) ini, konflik tersebut berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya petani. Selain persoalan penguasaan lahan, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kemitraan plasma yang dinilai belum berjalan adil dan transparan, serta adanya kekhawatiran terhadap tekanan hukum saat memperjuangkan hak atas tanah.

Aher menegaskan, BAM DPR RI hadir dengan semangat dialog dan memastikan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, instansi teknis, hingga Perusahaan, memiliki ruang yang setara untuk menyampaikan pandangan dan data.

“Konflik agraria tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan tidak boleh diselesaikan dengan mengorbankan hak-hak masyarakat. Setiap proses perizinan dan penguasaan lahan wajib memenuhi prinsip clean and clear,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dampak konflik agraria yang berpotensi menghilangkan akses masyarakat terhadap tanah, melemahkan sumber penghidupan petani, memunculkan ketidakadilan dalam kemitraan perkebunan, hingga dugaan kriminalisasi terhadap petani dan pengurus koperasi.

“Kondisi seperti ini tidak sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan tidak boleh dinormalisasi,” tandas Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode tersebut.

Melalui kunjungan kerja ini, BAM DPR RI akan merumuskan seluruh temuan lapangan dan aspirasi masyarakat menjadi rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada Pimpinan DPR RI serta komisi-komisi terkait. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi dasar untuk mendorong evaluasi perizinan, penataan ulang tata kelola perkebunan, serta penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan dan berkelanjutan. (dil)

Tags: Ahmad HeryawanBAMDPR RI

Berita Terkait.

Launching
Nusantara

Bea Cukai dan Barantin Resmikan SSM QC di Cikarang Dry Port, Percepat Layanan Impor Terintegrasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:38
Edukasi
Nusantara

Bea Cukai Edukasi Mahasiswa di Tiga Daerah, Perkuat Pemahaman Cukai dan Budaya Integritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27
Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal
Nusantara

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25
Gempa-Cilacap
Nusantara

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:38
Perwira-NHM
Nusantara

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:26
Rumah
Nusantara

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:35

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7117 shares
    Share 2847 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.