• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi Ingatkan Pemerintah Tingkatkan Mitigasi Limbah Mikroplastik di Laut

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:03
in Nasional
Riset

Peneliti menganalisis kandungan mikroplastik dari sampel air Sungai Brantas melalui mikroskop binokular di Laboratorium Hidrobiologi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026). Penelitian yang dilakukan di puluhan titik Sungai Brantas dari hulu hingga hilir tersebut menemukan kandungan mikroplastik dengan konsentrasi berkisar antara 2 hingga 40 partikel per liter air, sehingga peneliti merekomendasikan pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk menetapkan standar baku mutu pencemaran mikroplastik guna melindungi kualitas air karena dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan masyarakat. ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Riset Penelitian Studi Pesisir dan Kelautan Universitas Brawijaya (UB) mengingatkan pemerintah agar meningkatkan pola mitigasi untuk meminimalkan keberadaan mikroplastik.

Ketua Riset Penelitian Studi Pesisir dan Kelautan UB, Prof Andi Kurniawan di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan upaya pertama yang perlu dilakukan adalah menguatkan langkah perlindungan terhadap konsumen.

BacaJuga:

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

“Yang pasti melakukan perlindungan konsumen, misalnya mengecek standar botol air kemasan atau air yang dikonsumsi masyarakat. Itu perlu recheck, sehingga meminimalkan keberadaan mikroplastik,” kata Prof Andi.

Kemudian, upaya lainnya adalah mengawasi dan memastikan berjalannya pengawasan kelestarian lingkungan dari potensi masuknya bahan tercemar, seperti pada aliran sungai.

Pemerintah, termasuk Kementerian Kesehatan diminta untuk menstimulus pendekatan penelitian yang lebih mengarah ke mikroplastik dan kesehatan, sekalipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memutuskan baku mutu.

Langkah ini disebutnya menjadi peringatan dini, sebab tim peneliti UB telah menemukan bahwa sejak sumber mata air hingga sampai ke pantai ditemukan keberadaan mikroplastik.

Penelitian yang dilakukan oleh Andi bersama tim berfokus di Malang Raya hingga ke area muara aliran Sungai Brantas di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Hasil penelitian untuk kandungan partikel di wilayah Malang Raya masih terbilang kecil berkisar 4-8 partikel per liter.

Jumlah partikel mikroplastik ditemukan semakin besar di area pantai dengan rata-rata 40-45 partikel per liter.

Andi menjelaskan mikroplastik di sumber mata air begitu dimungkinkan karena senyawa serupa turut ditemukan ada di dalam air hujan.

Keberadaan mikroplastik disebutnya bisa karena banyak faktor, seperti hasil dari aktivitas manusia dan industri.

Partikel senyawa yang berukuran nano pun terperangkap di atmosfer dan turun bersamaan dengan hujan ataupun masuk ke dalam siklus hujan.

“Ground water recharging (pengisian ulang air tanah) di puncak gunung kan dari hujan. Kalau sudah ada partikelnya, maka sangat rasional apabila terdapat kandungan mikroplastik,” ucapnya.

Andi menjelaskan ada tiga yang mendasari mikro plastik harus menjadi konsentrasi mitigasi pemerintah. Pertama, sifat pencemaran lambat dan berpotensi diketahui apabila telah terjadi dampak signifikan.

Kedua, mikroplastik memiliki sifat terakumulasi sepanjang tahun dan ketiga adalah dampak distribusinya bukan hanya pencemaran, tetapi terhadap kesehatan masyarakat.

“Mikroplastik bisa masuk ke sistem hormon, ke sistem pembuluh darah, sehingga menjadi plak bersama kolesterol, masuk ke sistem pernapasan sampai ke paru-paru,” ucapnya. (bro)

Tags: lautMikroplastikMitigasi Limbah

Berita Terkait.

haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11
gontor
Nasional

Perjalanan KH Sofwan Manaf Membawa Darunnajah Meraih Penghargaan Satu Abad Gontor

Senin, 21 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.